Biaya Pincara Hingga Ratusan Ribu. Karyawan PT VDNI Gunakan Kantinting

oleh -48 Dilihat
oleh
Biaya Pincara Hingga Ratusan Ribu. Karyawan PT VDNI Gunakan Kantinting

Konawe, Britakita.id

Musibah banjir di Kabupaten Konawe berdampak besar untuk masyarakat. Salah satunya pekerja PT Virtu Dragon Nikel Industri (VDNI), pasalnya untuk menuju lokasi kerja beberapa karyawan harus merogoh kocek ratusan ribu setiap harinya untuk menyewa jasa rakit atau pincara akibat akses jalan direndam air hingga ketinggian satu sampai dua meter.

Beberapa karyawanpun harus memilih jalan alternatif agar dapat menuju ke PT VDNI untuk bekerja seperti biasa. Salah satunya Muh. Sarif warga Desa Nii Tanasa, Kecamatan Lalonggasumeeto, Kabupaten Konawe. Dimana dirinya harus menggunakan kapal motor (Katinting) miliknya untuk menuju ke tempat kerja PT VDNI.

BACA JUGA :  Pemerintah Kecamatan Wonggeduku dan Forkopimda Imbau Jangan Ada Kericuhan

“Terpaksa kapalku yang biasa saya pakai pergi cari ikan saya pakai pergi kerja. Dari pada saya mau pakai pincara. Karena kurang lebih Rp 100 ribu saya keluarkan uang untuk menyebrang pincara, bisa-bisa gaji habis di pincara saja,” paparnya.

Lanjut mantan Guru Honorer di Kabupaten Konawe itu, untuk menuju ke tempat kerjanya harus melewati lima titik penyebrangan pincara. Dimana setiap pincara diberi tarif Rp 5 ribu hingga Rp 15 ribu.

BACA JUGA :  Pastikan Ternak Sapi di Konawe Berkembang, Disnakeswan Fokus pada Tiga Program

” Rp 50 ribu sampai Rp 70 ribu saya harus keluarkan uang, itu masih perginya belum pulanya lagi sampai Rp 100 ribu bahkan lebih. Jadi dari pada saya habiskan uangku, saya pakai perahuku saja saya. Yah sekitar 30 menit saya sudah sampai ke tempat kerja saya,” ceritanya.

Laporan: Muhammad Andry