Andi Sumangerukka Diberi Gelar Waopu Meantuu Soludadu, Begini Maknanya

oleh -46 Dilihat
oleh
Andi Sumangerukka Diberi Gelar Waopu Meantuu Soludadu, Begini Maknanya
Ketgam: Mantan Panglima Daerah Militer (Pangdam) XIV Hasanuddin Mayor Jenderal (Mayjend) purn TNI Andi Sumangerukka saat berkunjung di Kabupaten Wakatobi.

Wakatobi, Britakita.net

Mantan Panglima Daerah Militer (Pangdam) XIV Hasanuddin Mayor Jenderal (Mayjend) purn TNI Andi Sumangerukka diberi gelar Waopu Meantuu Soludadu.

Penobatan gelar adat tertinggi kepada pria yang digadang-gadang akan bertarung pada Pemilihan Gubernur (Pilgub) pada tahun 2024 mendatang diberikan langsung oleh Tokoh Adat dan Tokoh masyarakat saat agenda silaturahimnya yang dilakukan di Lapangan Futsal Hotel Wisata Wakatobi.

Politisi Partai Gerindera Ali Mayono saat membacakan Sinopsis dari Perwakilan Tokoh Adat, Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat di Wakatobi, mengatakan Pemberian Gelar Meantu’u Solu Dadu diberikan kepada Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka berdarkan musyawarah adat di empat wilayah.

Jelasnya, Waopu merupakan gelar atau panggilan yang mulia bagi seorang pemimpin yang arif dan bijaksana, dihormati, dan disegani oleh masyarakat karena keberhasilannya dalam membangun serta memajukan suatu wilayah, serta menjadi cermin seorang pemimpin yang teladan, jujur, amanah, serta berakhlak mulia dalam memimpin, yang dilandasi oleh nilai-nilai Islami.

BACA JUGA :  H. Arhawi Canangkan Kampung Pariwisata

Lanjutnya, Meantu’u adalah gelar adat tertinggi yang disandang oleh seorang pemimpin pada suatu wilayah pemerintahan adat, yang dianggap mampu mensejahterakan masyarakat yang berada di sebuah wilayah Kadie Kepulauan Wakatobi, Kepulauan Tukang Besi yang berlaku pada zaman Kesultanan Buton, yang masih diakui oleh masyarakat adat sampai saat ini.

Gelar Meantu’u disandang oleh seorang pemimpin karena dalam kepemimpinannya meneruskan amanah kepemimpinan Nabi Besar Muhammad SAW, yang arif dan bijaksa berdasarkan akhlak yang mulia.

BACA JUGA :  Surat Bupati Untuk Rute kapal Cantika Dinilai Sebagai Penyalahgunaan Wewenang

Kemudian, Sulo Dadu sebagai gelar tertinggi yang disandang oleh seorang Panglima Tertinggi Angkatan Perang di Wilayah Kadie pada zaman dahulu, yang disegani, serta dapat mengayomi masyarakatnya dari berbagai gangguan baik dari dalam maupun dari luar wilayah Kadie, serta pemimpin yang rela mengorbankan seluruh jiwa raganya untuk negerinya.

Dengan gelar itu, Andi Sumangerukka yang sebagai Ketua Dewan Pembina Aku Sahabat Rakyat (ASR) itu pun mengatakan, pakaian yang telah dipakaikan kepadanya oleh tokoh adat Wakatobi merupakan pakaian kebesaran pernah ia pakai. Ia pun merasa, semangat leluhurnya dibangkitkan.

“Jubah ini membangkitkan semangat leluhur saya. Saya berjanji tidak akan mempermalukan bapak-bapak, dan saya akan selalu bersama-sama dengan bapak-bapak semua,” tutupnya.

Laporan : Abdul Ganiru