LC Karaoke di Wakatobi “Dihantam Berdiri” Pelanggannya

oleh
oleh
LC Karaoke di Wakatobi “Dihantam Berdiri” Pelanggannya

Kendari, Britakita.net

Viral Vidio berdurasi 58 detik yang memperlihatkan Dua Wanita yang diduga Lady Companion (LC) dan seorang pria yang diduga pelanggannya sedang berada di Sebuah Karaoke yang diketahui berada di salah satu tempat hiburan karaoke di wilayah Kelurahan Mandati 1, Kecamatan Wangiwangi Selatan, Kabupaten Wakatobi, Sultra Senin (12/5/2025).

Didalam vidio terlihat seorang wanita sedang mabuk sempoyongan menonton wanita lainnya sedang bercocok taman dengan seorang menggunakan baju kutang bewarna putih. Diawal vidio terlihat pria diduga sedang membasahi Miss V wanita yang sedang ngangkang diatas Sofa Karaoke.

BACA JUGA :  Puluhan Mahasiswa ITBM Wakatobi Terima Beasiswa UKT

Usai membasahi, pria tersebut kemudian bercocok tanam dengan cara “Dihantam Berdiri”, dan wanita sedang mabuk sempoyongan hanya melihat menonton rekan wanitanya digas oleh pria yang berada didalam vidio. Diakhir vidio, wanita yang hanya menonton itu kemudian mendekati seseorang yang diketahui sedang merekam aksi 17 plus didalam room karaoke itu.

Menjelang akhir video, perempuan tersebut menyadari bahwa dirinya sedang direkam dan terlihat menghampiri perekam dalam kondisi diduga berada di bawah pengaruh alkohol.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak kepolisian maupun Pemerintah Daerah Wakatobi terkait insiden tersebut.

BACA JUGA :  Kasasi Dikabulkan MA, Kejari Kendari Eksekusi Mantan Kadishub Sultra Hado Hasina ke Lapas

Kapolsek Wangiwangi Selatan Polres Wakatobi, Ipda Riaman Ikram saat dikonfirmasi beberapa media, Senin (12/5/2025) menyebutkan bahwa dirinya sudah memerintah personel untuk mengecek di lokasi terkait kebenaran video tersebut.

“Saya masih tunggu laporan petugas di lapangan, masih dicek benar apa tidak tempat karaokenya,” kata Riaman.

Ia pun mengungkapkan belum bisa menyimpulkan secara gamblang terkait rekaman video viral itu. 

“Saya belum bisa menyimpulkan karena belum ada data-data dan laporan pastinya, apa benar pemeranya orang dari situ atau bukan,” lanjut Kapolsek.