Bahas Rencana Pembangunan Desa 2022, BPD dan Pemdes Lalimbue Gelar Musdes

oleh
oleh
Bahas Rencana Pembangunan Desa 2022, BPD dan Pemdes Lalimbue Gelar Musdes
Dari Kiri Ke Kanan, H. Nusu (Ketua LPM), Hasim K. (Sekretaris Desa), H. Yanbure Kawatak (Ketua BPD), Hasna (Perangkat Desa), Ronalddin (PDTI Kapoiala), LM. Syamsul Kaidah (PDP Kapoiala).

Konawe, Britakita.net

Dalam rangka memulai proses tahapan perencanaan pembangunan desa tahun 2022, Badan Permusyawaratan Desa (BPD) bersama Pemerintah Desa Lalimbue menyelenggarakan Musyawarah Desa (Musdes) Perencanaan Pembangunan Tahunan guna menyusun Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKP Desa) Tahun 2022 bertempat di Balai Pertemuan Desa Lalimbue, Kamis, 23 September 2021.

Penyelenggara Musdes ini adalah BPD dengan difasilitasi oleh Pemerintah Desa. Materi yang dibahas dalam Musdes mencakup : laporan Kepala Desa atas realisasi RKPDesa tahun sebelumnya, pokok-pokok pikiran BPD, aspirasi dan prakarsa masyarakat, mencermati peta jalan strategi pencapaian SDGs Desa, dan pembentukan Tim Penyusun RKPDesa.

Kegiatan Musdes ini dihadiri oleh unsur BPD, Pemerintah Desa, Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM), PKK, Majelis Ta’lim, Tokoh Adat, Tokoh Agama, Tokoh Perempuan, Kepala Dusun dan Ketua RT, perwakilan kelompok masyarakat dan Tim TPP Kec. Kapoiala (Pendamping).

Mengawali Musdes, Ketua BPD, H. Yanbure Kawatak menyampaikan bahwa penyelenggaraan pembangunan di desa memerlukan proses perencanaan yang komprehensif dan sistematik, agar seluruh prosesnya dapat tertata dengan baik dan mengedepankan konsep partisipatif dalam menjawab permasalahan, potensi dan kebutuhan yang ada di masyarakat dan desa.

BACA JUGA :  Pemdes Labotoy Bangun Tiga Unit Sumur Bor

“Kita perlu kembali menyusun RKP Desa tahun 2022 sebagai bentuk penjabaran RPJM Desa untuk 1 tahun ke depan yang nantinya akan didanai melalui APBDesa Tahun Anggaran 2022” ungkap H. Yanbure Kawatak.

Sebagai Ketua BPD, H. Yanbure Kawatak menegaskan bahwa segala bentuk program pembangunan ke depan harus lahir dari masyarakat melalui proses Musyawarah Desa.

Selanjutnya mewakili Kepala Desa, Hasim K; Sekretaris Desa Lalimbue melaporkan bahwa salah satu program kegiatan yang sempat tertunda pelaksanaannya dalam 2 tahun terakhir ini adalah pengadaan tandon air bersih.

“2 tahun terakhir ini program pengadaan tandon air bersih selalu tertunda pelaksanaannya, mudah-mudahan di tahun 2022 nanti ini bisa kembali terwujud” harap Sekdes Lalimbue.

Dalam Musdes kali ini, H. Nusu (Ketua LPM) menyempatkan diri menyampaikan terkait program peningkatan pasar yang dikelola oleh BUMDesa sebagai icon perekonomian Desa Lalimbue.

BACA JUGA :  Pj Kades Matapila Diduga Pindahkan Titik JUT Tanpa Musdes, DPMD Konut: Harus Melalui Musyawarah

“Biasanya kalau musim hujan, pasar desa kita ini selalu tergenang air hujan sehingga ini perlu kita benahi bersama” ungkap H. Nusu

Musdes dilanjutkan dengan pembahasan aspirasi dan prakarsa masyarakat dan pembentukan Tim Penyusun RKP Desa tahun 2022.

Ketua BPD H. Yanbure Kawatak kembali menegaskan sebelum menutup Musdes agar Pemerintah Desa melalui Tim Penyusun betul-betul dapat melaksanakan tugas dengan baik.

Salah seorang peserta Musdes, seorang Ibu dari unsur Kader Posyandu berharap agar ditahun 2022 mendatang di Desa Muara Sampara sudah terbangun gedung PAUD yang dilengkapi dengan sarana prasarana pendukung lainnya.

“Kami bersama Ibu-Ibu lainnya siap menjadi Tenaga Pengajar PAUD,” harapnya.

Untuk diketahui bahwa siklus perencanaan pembangunan ini merupakan mandat Peraturan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Nomor 21 Tahun 2021.