Kendari, Britakita.net
Perhatian Publik terus ditunjukkan atas rusaknya Mobil Road Sweeper atau mobil penyapu milik Pemerintah Kota Kendari (Pemkot) Kendari yang menjadi kebanggan Pemkot saat memamerkannya di Publik. Pasalnya Mobil dengan Budget Rp 2,8 miliar telah rusak hanya beberapa kali saja digunakan beroprasi membersihkan di jalan Ibukota Provinsi Sultra.
Beberapa Waktu lalu, media ini telah menyambai Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Pemkot Kendari dan pihak Dinas mengatakan bahwa salah satu komponen Mobil Sapu jalan rusak dan alat yang rusak tersebut harganya sangat mahal. Olehnya itu pihak DLHK butuh Waktu untuk membeli alat tersebut dan ditahun 2024 Dinasnya tidak menganggarkan pembelian alat yang mahal tersebut.
Mantan Kepala Dinas DLHK Kota Kendari, Dr. Nismawati yang dimasanya alat Harga milaran tersebut dibeli saat dikonfirmasi media ini tentang proses pembelian Mobil Road Sweeper dan siapa pemenang tender pengadaan Mobil Sapu jalan itu, tak bisa menjawab dengan alas an telah lupa.
“Saya tidak hafal mi sudah lupa, saya ini Kadis Kominfo bukan DLHK lagi dan tidak mungkin datannya saya bawa ke Kominfo,” katanya Dr. Nismawati yang kini menjabat sebagai Kadis Kominfo Kota Kendari.
“Silahkan ke DLHK saja, atau buka saja di Google karena saat pengadaan kami diwawancara wartawan dan disebutkan perusahaan dan anggarannya berapa,” tambahnya.
Kepala DLHK Kota Kendari, Paminuddin yang juga dikonfirmasi tentang data proses pengadaan Mobil Penyapu Jalan, dirinya tak bisa berkata banyak. Dan meminta media ini untuk menyurat ke Walikota atau Sekda untuk proses permintaan data atau dokumen sebagaimana mekanisme yang berlaku.
“Untuk Dokumennya saya kurang paham, karena mereka yang simpan sebelum saya. Karena pengadaan Mobil ini bukan dijaman saya. Jadi kalau mau minta data silahkan bersurat,” kata mantan Kadis BPBD Kota Kendari itu.
Untuk diketahui, Mobil pembersih jalan pertama kali mengaspal di Kota Lulo (2/9/2022) lalu oleh Walikota Kendari saat itu Zulkarnain Kadir di Pelataran Ex-MTQ Kendari. Dan dari informasi beberapa media online pengadaan Mobil Road Sweeper dilakukan oleh PT Java Sintesa Indonesia dengan nilai Rp 2,6 miliar.





