RPJMD Bombana 2025–2029 Didorong Pro Rakyat, Burhanuddin: Ini Janji Kita kepada Masyarakat

oleh -53 Dilihat
oleh
RPJMD Bombana 2025–2029 Didorong Pro Rakyat, Burhanuddin: Ini Janji Kita kepada Masyarakat

Bombana, Britakita.net

Pemerintah Kabupaten Bombana menggelar Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Tahun 2025–2029 di Aula Tanduale, Selasa (24/6/2025). Forum ini menjadi tonggak awal dalam merancang arah pembangunan lima tahun ke depan, yang menurut Bupati Bombana Ir. H. Burhanuddin, M.Si harus berpihak pada rakyat.

Acara yang diselenggarakan oleh Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) ini dihadiri oleh ratusan peserta dari berbagai kalangan mulai dari pimpinan DPRD, Forkopimda, akademisi, tokoh agama, adat, pemuda, hingga perwakilan masyarakat desa dan insan pers. Keterlibatan lintas sektor ini menjadi simbol keterbukaan dan partisipasi publik yang dijunjung dalam proses penyusunan dokumen penting daerah tersebut.

Dalam sambutannya, Bupati Burhanuddin menyampaikan bahwa RPJMD bukan sekadar kewajiban administratif, tetapi sebuah komitmen moral dan politik kepada masyarakat Bombana.

“RPJMD ini bukan hanya dokumen teknokratik, ini adalah janji kita kepada rakyat. Maka harus disusun dengan melibatkan mereka yang akan merasakan langsung dampaknya,” ucapnya dengan nada serius namun penuh kepedulian.

BACA JUGA :  Beraksi Sejak Tahun 2021, Empat Orang Komplotan Curanmor di Kendari Dibekuk Tim Buser77

Ia menekankan bahwa pembangunan ke depan harus menyentuh realitas kebutuhan masyarakat. “Tidak boleh ada program yang lahir dari ruang kosong. Semua harus berpihak. Dari desa sampai kota, dari laut hingga daratan. Tujuan utama pemerintah saat ini adalah bagaimana menyejahterakan rakyat,” tegasnya.

Lebih jauh, Bupati memperkenalkan visi daerah untuk lima tahun mendatang: Bombana Berdaya Saing Berbasis Agrominapolitan. Ia menjelaskan bahwa pembangunan akan difokuskan pada sektor pertanian, perikanan, peternakan, serta industri kreatif, dengan pendekatan terintegrasi antara agrikultur dan kemaritiman.

Visi tersebut dijabarkan ke dalam lima misi utama, yaitu: meningkatkan daya saing sektor unggulan, meningkatkan kualitas SDM, memperkuat konektivitas wilayah, mengembangkan kearifan lokal, serta meningkatkan tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel.

BACA JUGA :  Program CFD Walikota Kendari, Masyarakat Sehat UMKM Senang

Di akhir sambutannya, Burhanuddin mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memberikan kontribusi ide dan masukan. “Jangan ragu menyampaikan gagasan. Suara Anda hari ini bisa menjadi arah perubahan Bombana di masa depan,” tuturnya hangat.

Sementara itu, Kepala Bappeda Bombana, Husrifnah Rahim, ST., M.Si menjelaskan bahwa forum ini merupakan bagian dari tahapan penyusunan RPJMD yang telah didahului dengan rapat percepatan dan Focus Group Discussion (FGD). “Kami ingin memastikan RPJMD ini aspiratif, partisipatif, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat,” jelas Husrifnah.

Ia juga menegaskan bahwa dokumen RPJMD Bombana akan diselaraskan dengan arah pembangunan nasional (RPJMN 2025–2029), RPJMD Provinsi Sulawesi Tenggara, dan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Bombana 2025–2045. Menurutnya, harmonisasi kebijakan lintas level pemerintahan penting untuk memastikan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.