23.8 C
Kendari
Sabtu, Desember 3, 2022

Polres Kolut Dinilai Lamban, Sebulan Berlalu Kasus Pengeroyokan Kakek Setengah Abad di Kolut Belum Ada Tersangka

Kendari, Britakita.net

Kakek HJ, (57) warga Desa Tambuha, Kecamatan Watunohu, Kabupaten Kolaka Utara (Kolut) saat ini tengah menunggu keadilan atas pengeroyokan yang diterimanya.

Dimana pada Selasa (15/2/2022) lalu dirinya dianiaya beinisial AN, diduga atas sengketa lahan antara dirinya dan pelaku.

Akibat pengeroyokan yang dilakukan pelaku berinisial AN dan saudaranya SR, korban mengalami memar disejumlah bagian tubuh dan menjalani rawat jalan atas lukanya itu.

Namun sayangnya, sebulan berlalu sejak kasus ini dilaporkan ke polisi dengan laporan bernomor : STPL / 26 / 11 / 2022 / Sultra / Res Kolut / SPKT, hingga kini belum ada tersangka yang ditetapkan.

BACA JUGA :  Tidak Pernah Membeli Surat PCR Palsu, Ini Cerita Dua Mahasiswa Saat Dibantu Ilham Nur Baco 

Atas lambannya kinerja aparat Polres Kolut dalam penyelidikan kasus ini, Luas Hukum HJ, Eka Angga Pratama mengaku menyesalkan hal tersebut.

“Kasus tersebut terkesan mangkrak. Jadi secara formil bisa dikatakan jalan ditempat dong,” ungkap Eka Angga Pratama dalam keterangan persnya, Jumat (18/3/2022).

Eka juga menyebut, perkara ini sudah naik ke sidik dan segera di kirim SPDP nya ke Kejaksaan Negeri Kolut.

“Akan tetapi sampai hari ini kami ataupun klien belum menerima tembusan SPDP ataupun SP2HP terkait Perkembangan Penyidikan,” terang Eka.

Ia juga menyebut, terduga pelaku berinial AN, seorang PNS yang menjabat Sekretaris Kecamatan (Sekcam) di Kolut.

BACA JUGA :  Kantor Dinsos Konawe Dibobol Maling, Daftar Barang Hilang Mulai Komputer, Paket Sembako Hingga Kabel Lima Meter

“Sedangkan saudara AN yang turut mengeroyok korban yakni berinisial DR merupakan mantan anggota DPRD Kolut,” ungkap Eka.

Menanggapi tudingan lambannya penanganan kasus ini, Kanit 1 Pidum Sat Reskrim Res Kolut, Ipda Mustamin mengaku kasus tersebut sudah naik ke sidik, SP2HO, dan SPDP. Bahkan, sudah dikirim ke penasehat hukumnya.

“Memang dari Februari itu masih status Lidik sekarang sudah naik sidik dan Senin pekan depan kami akan lakukan gelar perkara untuk penetapan tersangka,” jelas Ipda Mustamin.

Laporan: Adh / Editor: Up

Berita Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Populer

Berita Terkini

error: Content is protected !!