25.6 C
Kendari
Minggu, Desember 4, 2022

Polisi Tangkap Lima Pelaku Penyerangan Rental PS di Kendari, Empat Pelaku Masih Pengejaran 

Kendari, Britakita.net 

Kepolisian Resor Kota (Polresta) Kendari meringkus lima pelaku penyerangan salah satu rental game Playstation (PS) pada Minggu, 23 Maret 2022, pukul 03.04 Wita.

Lima pelaku yang sudah dibekuk yakni MR (17), DH (17), ST (20), RZ (19), dan JM (22). Selain kelimanya, masih ada empat pelaku lainnya yang dalam pengejaran polisi.

Sementara itu, setelah diserang para pelaku rental game Playstation (PS) di Jalan Syech Yusuf, Kelurahan Korumba Kecamatan Mandonga, Kota Kendari ini porak poranda.

Kabag Ops Polresta Kendari Kompol Jupen Simanjuntak mengatakan, berawal kelima pelaku sedang nongkrong di sekitaran Wua-Wua sambil minum minuman keras.

BACA JUGA :  Spanduk Larangan Operasi Terkesan Dianggap "Pajangan", Aktifitas Tambang Pasir Ilegal di Nambo Masih Beraktivitas

Kelimanya kemudian melakukan penyisiran menggunakan sepeda motor berboncengan untuk mencari seseorang yang menganiaya rekan mereka.

“Para pelaku ini berhenti di depan Rental PS dan mengira orang yang dicari sedang bermain PS, pelaku lalu masuk serta membawa senjata tajam dan mengamuk secara babi buta,” ungkap Kompol Simanjuntak, Senin, 21 Maret 2022.

Adapun barang bukti yang berhasil diamankan berupa  dua buah TV merk Sharp 45 inchi warna hitam dengan kondisi layar sudah rusak.

BACA JUGA :  Butuh Makan Tapi Malas Kerja, Pemuda Pengangguran di Kendari Tebas Tukang Parkir Karena Tolak Diberi Uang

Selain itu, diamankan juga 1 senjata tajam jenis sangkur warna hitam berserta sarungnya, dan kemudian 1 buah ketapel peluncur busur berikut beberapa mata busur yang terbuat dari besi yang ujung bergerigi.

“Masih ada 4 orang masih dalam pengejaran dan masih menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut untuk siapa-siapa saja yang terlibat dalam kejadian tersebut,” pungkasnya.

Atas perbuatanya kelima pelaku akan dijerat pasal 170 KUHP SUBS Pasal 406 dan atau Pasal  335 KUHP Jo Pasal 55,56 KUHP. Dengan hukuman penjara maksimal 5 tahun.

Laporan: Adh / Editor: Up

Berita Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Populer

Berita Terkini

error: Content is protected !!