Bombana, Britakita.net
Polemik Politehnik Bombana telah usai, harapan bagi ratusan mahasiswa Politeknik Bombana kembali terlihat, pasalnya sekian lama diterpa masalah keuangan, kini kampus tersebut mendapatkan kepastian. Sebanyak 782 mahasiswa tetap bisa kuliah tanpa biaya, dan gaji dosen yang tertunda akan dilunasi bulan April 2025.
Kepastian tersebut disampaikan langsung oleh Ketua Dewan Pembina Politeknik Bombana, Tafdil, dalam jumpa pers pada Selasa malam (15/4/2025). Tafdil hadir bersama Direktur Politeknik, Sainal Abidin, Wakil Direktur Herman Tajuddin, serta Ismail Bachtiar, anggota DPR RI dari Fraksi PKS yang turut memberikan dukungan.
“Tidak mungkin kampus ini kita berhentikan karena masalah ini. Kami akan selesaikan dan bertanggung jawab, termasuk membayar gaji dosen,” ujar Tafdil, mantan Bupati Bombana dua periode itu.

Lebih jauh, Tafdil juga membuka peluang restrukturisasi pengurus yayasan, termasud memberi ruang kepada Pemda Bombana untuk terlibat aktif jika diperlukan. Ia menyatakan kesiapannya mundur jika itu diperlukan demi kemajuan kampus.
Sementara itu, Ismail Bachtiar memastikan bahwa Politeknik Bombana akan menerima dukungan beasiswa dari BPDPKS, khususnya untuk dua kelas mahasiswa. Selain itu, kampus juga akan mendapat tambahan dari skema KIP Kuliah, sehingga tidak ada mahasiswa yang harus membayar.
“Kita akan bereskan secara bertahap termasud penyesuaian kontrak baru pegawai dan pengusulan sertifikasi dosen,” katanya, yang juga dikenal sebagai aktivis pendidikan sebelum terjun ke politik.
Wakil Direktur, Herman Tajuddin, menyatakan bahwa semua tuntutan mahasiswa dan dosen telah dijawab. Ia berharap tidak ada lagi aksi atau desakan yang tidak relevan dengan kondisi kampus saat ini.





