Petani Bombana Dapat Bantuan 483 Mesin Pompa Air

oleh -25 Dilihat
oleh
Petani Bombana Dapat Bantuan 483 Mesin Pompa Air

Kendari, Britakita.net

Sebanyak 483 petani di Kabupaten Bombana Sultra menerima bantuan mesin pompa air program konversi dari Bahan Bakar Minyak (BBM) ke Bahan Bakar Gas (BBG).

Bantuan tersebut berasal dari Kementrian yang melalui aspirasi Anggota Dewan Perwakilan Rakyat RI Rusda Mahmud dari Partai Demokrat. Bantuan itu akan dialokasikan ke petani lahan sawah tada hujan yang ada di beberapa Kecamatan, desa di Kabupaten Bombana.

Kepala Dinas Pertanian Bombana Muhammad Siarah, mengatakan Kegiatan penyaluran bantuan mesin pompa air Konversi bahan bakar minyak ke bahan bakar gas merupakan bantuan dari Kementrian yang di inisiasi oleh Rusda Mahmud.

“Bantuan pertanian yang di fasilitasi oleh Rusda Mahmud untuk di Bombana sudah tiga tahun berturut turut, Bantuan Pompa air ini yang ke dua kalinya, yang pertama itu pompa air diberikan sebanayak 100 unit tahun ini kita dibantu sebanyak 400 lebih unit,” kata Muhammad Siarah.

BACA JUGA :  Perkuat Ketahanan Pangan dan Kendalikan Inflasi, Pemkab Bombana Gelar Rapat Virtual

Menurut Siarah, bantuan ini sangat bermanfaat bagi para petaninya khusunya Petani Padi sawah dan Petani Holtikultura yang ada di Kabupaten Bombana. Mengapa demikian, Kata dia,

banyak petani padi sawah yang ada di Bombana hanya mengandalkan tada hujan. Sekitar enam ribu hektar lahan sawah tada hujan di Kabupaten Bombana.

“Ini akan sangat meningkatkan produksi para petani kita, petani sawah lahan tada hujan itu memiliki masalah terhadap penyediaan air maupun lahan holtikultura sendiri, kita harapkan produksi pertanian khususnya petani padi sawah kita dapat meningkat,” terangnya.

BACA JUGA :  Raperda Sistem Pemerintahan Berbasis Data, Sejalan dengan Program Pemkab Bombana

Selain itu, bantuan ini sangat menekan biaya produksi petani diketahui penggunaan pompa air dengan menggunakan bahan bakar minyak itu biayanya lebih besar dari pompa air yang menggunakan bahan bakar gas.

“Kita coba mengefisiensi pengeluaran petani kita, kalau petani pake mesin pompa air dari bahan bakar minyak biayaynya tentu sangat mahal petani harus mengelarkan uang sebesar Rp 3 jutaan lebih sedangkan jika petani menggunakan mesin pompa dari bahan bakar gas, petani hanya akan mengeluarkan biaya kurang lebih sembilan ratusan ribu,” jelasnya.

Penyarahan Bantuan Pompa Air tersebut deserahakan langsung oleh Pj Bupati Bombana secara simbolis

Penyaluran dibagi menjadi dua tempat, penyaluran pertama di Dinas Pertanin dan di desa Teppoe Kecamatan Poleang Timur.

Penulis : Fendi