Bupati Bombana Sebut Koperasi Merah Putih Tulang Punggung Ekonomi

oleh -51 Dilihat
oleh
Bupati Bombana Sebut Koperasi Merah Putih Tulang Punggung Ekonomi

Bombana, Britakita.net

Bupati Bombana, H. Burhanuddin, menegaskan pentingnya percepatan pembentukan koperasi di setiap desa dan kelurahan dalam wilayah Kabupaten Bombana. Hal ini disampaikannya saat menghadiri kegiatan sosialisasi Koperasi Merah Putih yang digelar oleh Dinas Perindagkop dan UKM Bombana di Aula Tanduale, Sabtu (3/5/2025)

Dalam sambutannya Bupati Bombana, Burhanuddin mengungkapkan bahwa koperasi merupakan tulang punggung pembangunan ekonomi kerakyatan dan alat pemerataan kesejahteraan. Program Koperasi Merah Putih, yang merupakan inisiatif nasional dari Kementerian Koperasi dan UKM, harus disambut dengan keseriusan sebagai bagian dari upaya konkret membangun kemandirian ekonomi masyarakat.

BACA JUGA :  10 Pedagang Menolak Digusur, Pemkab Bombana: Saya Panggilkan SatPol PP

“Ini bukan sekadar pemenuhan administratif, tetapi gerakan strategis memperkuat ekonomi yang berkeadilan dan berkelanjutan,” ujarnya.

Ia juga menekankan bahwa koperasi selaras dengan budaya gotong royong masyarakat Indonesia, dan karena itu harus mampu menjadi motor penggerak ekonomi lokal serta alat peningkatan daya saing pelaku UMKM di daerah.

Di tempat yang sama pula Kepala Disperindagkop dan UKM Bombana, Asis Fair, dalam laporannya menyebutkan bahwa sosialisasi ini ditujukan untuk memberikan pemahaman menyeluruh kepada perangkat desa, pengurus BUMDes, pelaku UMKM, dan stakeholder terkait.

BACA JUGA :  Pemkab Bombana Bersama Pemprov Sultra Kolaborasi Tekan Angka Inflasi

“Targetnya, seluruh desa dan kelurahan di Bombana memiliki minimal satu koperasi aktif dan terdaftar resmi pada tahun 2025,” katanya.

Kegiatan ini juga menjadi momen penyamaan persepsi antar pemangku kepentingan, agar koperasi yang terbentuk tidak hanya aktif secara legalitas, tetapi juga produktif dan relevan dengan kebutuhan ekonomi masyarakat.

“Dengan dukungan penuh dari pemerintah daerah, pendamping teknis, dan sinergi antar elemen masyarakat, diharapkan koperasi dapat tumbuh sebagai instrumen pembangunan ekonomi yang inklusif, mandiri, dan berdaya saing,” kata Asis Fair.