25.5 C
Kendari
Minggu, Desember 4, 2022

Wali Kota Kendari Dukung Strategi Akselerasi QRIS, Targetkan Sekolah, Rumah Ibadah dan Pelaku UMKM 

Kendari, Britakita.net 

Komitmen Bank Indonesia (BI) Sulawesi Tenggara (Sultra) untuk memperluas akseptasi pembayaran digital melalui fasilitasi QR Code Indonesian Standard (QRIS) mendapat dukungan Wali Kota Kendari Sukarnain Kadir.

Dukungan tersebut disampaikan Wali Kota Kendari Sulkarnain Kadir dalam rapat membahas strategi akselerasi penggunaan QRIS di Kota Kendari bersama Bank Indonesi (BI), Bank Sultra, Bank Himbara dan Bank BSI yang di gelar di Aula Rumah Jabatan (Rujab) Wali Kota Kendari, Senin 25 Juli 2022.

“Ini tindak lanjut dari upaya kita untuk mengoptimalkan digitalisasi transaksi, karna kita rasakan betul beberapa tahun ini dari dampak covid-19 akhirnya kita sangat terbantu dengan kesiapan kita untuk mengoptimalkan digitalisasi ini,” kata Sulkarnain Kadir.

Ia mengatakan, sasaran utama dari program QRIS Ini adalah sektor pendidikan, rumah-rumah ibadah dan para pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) yang ada di Kota Kendari.

“Kita akan mulai dari beberapa sektor yang pertama dari sektor pendidikan, kita akan dorong semua sekolah-sekolah kita, anak-anak kita, orang tua tidak perlu lagi bayar kes tapi sudah menggunakan transaksi non tunai supaya lebih jelas, karna pembayaran-pembayaran kes itu, sering kali pertanngungjawabannya kurang optimal akuntabilitasnya. Tapi kalau non tunai tercatat semua,” ucapnya.

BACA JUGA :  Emosi Saat Ditagih SHU, Kepala Koperasi di Kendari Hajar ASN Hingga Pecah Bibir

Yang kedua pihaknya juga akan mendorong rumah-rumah ibadah, mesjid-mesjid juga kita dorong untuk transaksi non tunai.

“Karna ini tradisi baru yang belum biasa kita lakukan jadi perlu pembiasaan,” lanjutnya.

Kemudian, program QRIS ini pihaknya juga akan menyisir para pelaku UMKM yang dinilainya punya potensi untuk lebih cepat mendorong program ini terealilasi.

“Kemudian kita akan mulai pada pelaku-pelaku usaha kita, warung-warung yang lagi marak, anak-anak muda yang memulai usaha yang sudah mengerti tentang digital kita harap mau ikut mempercepat gelombang digitalisasi ini,” bebernya.

Untuk itu, dalam waktu dekat ini, pihaknya bakal membuat surat imbauan yang ditujukan kepada sekolah-sekolah, pelaku UMKM dan para pengurus rumah ibadah untuk mengikuti Training Of Treners (TOT) yang akan dilakukan Bank BI.

“Secepatnya jadi mungkin minggu-minggu ini, hari jumat saya rencana akan buat surat imbauan untuk sekolah-sekolah, kemudian pekan depan untuk masjid. Tanggal 4 Agustus kita akan MoU lagi sama Bank BI, kemudian untuk pelaku usaha kita akan lakukan Training Of Treners (TOT) untuk pelaku usaha mau memgedukasi para pelanggan,” terangnya.

BACA JUGA :  Bukan Budaya Kota Kendari, Pol PP dan Dinas Pariwisata Akan Tinjau Tarian Erotis Claro Kendari

Sementara itu, Deputi Kepala Perwakilan Bank BI Sultra Ario Wibowo mengaku, dengan adanya dukungan dari Wali Kota Kendari bisa melancarkan program program tersebut.

“Sangat bagus ya, karna ini satu visi dengan pemerintah untuk membangun digital pembayaran itu harus rame-rame. Ekosistem jadi disitu ada dari pemerintah daerah, ada dari sisi Banknya ada dari pelaku usahanya,” ucapnya.

Ia mengaku, dalam rapat yang digelar bersama Wali Kota dengan beberapa Bank yang ada di Kota Kendari sudah menyepakati beberapa hal yang tujuannya akan memobilisasi para pelaku usaha agar menggunakan QRIS atau non tunai ini.

“Tadi kesepakatannya sudah klir, nanti ASN akan diimigrasikan di mobail bengking QRIS, pelaku usaha akan didorong untuk mendukung kegiatan non tunai ini,” ucapnya.

Laporan : Rizal saputra

Berita Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Populer

Berita Terkini

error: Content is protected !!