25.6 C
Kendari
Minggu, Desember 4, 2022

Usai Mengabdi Lewat Jalur Birokrasi, Mantan Kepala BLH Wakatobi Ini Siap Lanjutkan Pengabdian Lewat Kursi Dewan

Wakatobi, Britakita.net

Merasa tidak cukup mengabdi sebagai Pegawai Negeri, mantan, Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kabupaten Wakatobi, Hj. Wa Ode Nisa, SE berniat maju pada pemilihan calon Legislatif 2024 dapil Wangi-wangi.

Wanita usia 59 tahun ini mengabdi sebagai Pegawai Negeri Sipil sejak tahun 1984, pernah menduduki berbagai posisi penting dalam pemerintahan kabupaten Wakatobi pada era Hugua, baik menjadi Sekretaris hingga menjadi Kepala Badan, Ia baru pensiun dari abdi Negara pada tahun 2021.

Pengetahuan dan sepak terjangnya dalam urusan pemerintahan memantik Ibu dari tiga anak ini ingin membangun daerahnya melalui kursi DPRD. langkah awal politiknya ia mulai dengan menjadi bagian dari partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) pada tahun 2022.

BACA JUGA :  Rumah Syamil Qur'an Kendari Serahkan Wakaf Qur'an dan Buku di Wakatobi

Hj. Wa Ode Nisa, SE kini menjabat sebagai Bendahara Dewan Pimpinan Cabang Partai Gerindra Kabupaten Wakatobi. Posisi itu menjadikan ia banyak melakukan kegiatan-kegiatan sosial bersama-sama rekan-rekan separtainya.

Ia percaya, ilmu yang ia miliki sebagai mantan Pegawai negeri sipil akan menjadikam dirinya mudah mengawasi berbagai kebijakan maupun penganggaran pada pemerintah.

“Masih banyak kebijakan-kebijakan yang saat ini masih belum memihak kepada rakyat. Untuk itu hal semacam ini perlu dikontrol oleh orang yang paham bagaimana mekanisme sebuah pemerintahan,”ucapnya saat kegiatan konsolidasi penguatan partai Gerindra dan pemberian ribuan sembako dan ambulance di sekretariat Gerindra, Jumat 19 Agustus 2022 kemarin.

BACA JUGA :  Selisih Dua Suara, Abdul Azis Menangkan Pemilihan Wakil Bupati Koltim 

Selain itu, Ia juga bercita-cita ingin menjadikan Perempuan di kabupaten Wakatobi lebih berdaya lagi, baik dengan mengadakan pelatihan kerja dan memberdayakan ibu-ibu melalui kegiatan-kegiatan sosial.

“Persoalan gender di Kabupaten Wakatobi memang masih menjadi problem di tengah-tengah masyarakat, peran perempuan belum sepenuhnya di maksimalkan. Untuk itu kedepan, kita perlu mengadakan pelatihan-pelatihan dan pemberdayaan kepada perempuan agar tidak hanya sebatas menjadi ibu rumah tangga,”tutupnya.

Laporan: Samidin

Berita Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Populer

Berita Terkini

error: Content is protected !!