“Saya Rindu Waktu Masih Kecil saya Disayang” Pesan Siswi SMK di Kendari Sebelum Bunuh Diri

oleh -48 Dilihat
oleh
“Saya Rindu Waktu Masih Kecil saya Disayang” Pesan Siswi SMK di Kendari Sebelum Bunuh Diri

Kendari, Britakita.net

Seorang remaja perempuan berinisial RR (15) di kota Kendari Sulawesi Tenggara (Sultra) bunuh diri di kos miliknya dengan cara meminum racun serangga. Korban sebelum meninggal mengirimkan pesan kepada ayahnya melalui pesan Whatsaap bahwa dirinya tak sanggup lagi hidup.

Peristiwa tersebut disampaikan langsung oleh Kapolresta Kendari, Kombes Pol Muhammad Eka Fathurahman pada hari Jumat (17/11/2023).

Kombes Pol Muhammad Eka Fathurahman menjelaskan bahwa remaja perempuan yang masih duduk di bangku SMK tersebut ditemukan tak bernyawa sekitar pukul 04.00 Wita dini hari di rumah kosnya yang berlokasi di THR, Kelurahan Mataiwoi, kecamatan Wua wua Kota Kendari.

BACA JUGA :  KPUD Bombana Buka Pengumuman Perpanjangan Pendaftaran PPK Pilkada 2024

“Tadi subuh, Kejadian di P2ID THR. Info dari Guru SMK 6 yang bersangkutan minum racun pada hari Rabu dikost nya  dan dinyatakan meninggal hari ini,” Jelasnya

Mengenai motif korban yang nekat meminum racun serangga tersebut, sampai saat ini belum di ketauhi pasti, namun korban diduga bunuh diri karena mengalami masalah keluarga. Hal tersebut dilihat dari sebuah pesan whatsapp yang di duga milik korban, yang sengaja di tunjukkan oleh kedua orang tuanya.

Pesan whatsapp korban bertuliskan “assalamu’alaikum opa, sa minta maaf nah kalo sa cuman bisa bertahan sampe disini ternyata sa nd sekuat itu untuk bertahan lebih lama, sa sdh terlalu cape mi opa sdh banyak sekali sakit yang sa rasakan, jujursaja opa sa cape mi tangisi hidup yang begini. Sakit hatiku mama dia usir saya, dia bilang lebih baik saya mati saja. Saya rindu waktu kecil saya masih disayang tidak kaya begini”

BACA JUGA :  Bantu Korban Kebakaran di Bungkutoko, DPC Gerindra Kendari Salurkan Paket Sembako 
“Saya Rindu Waktu Masih Kecil saya Disayang” Pesan Siswi SMK di Kendari Sebelum Bunuh Diri
Bunyi Pesan Korban sebelum bunuh diri kepada ayahnya

Lanjut, Kombes Pol Muhammad Eka Fathurahman, mengatakan bahwa jenazah korban saat ini sudah diserahkan ke pihak keluarga dan dibawa ke Rumah duka di Routa Kabupaten Konawe, mengunakan Ambulance Sang Torayan.

“Jenazah sudah dimakamkan di Routa Kabupaten Konawe,” Pungkasnya.