Kendari, Britakita.net
Program Kendari Bergerak kini menjadi musibah, pasalnya rumah H. Majja di Kelurahan Puuwatu, Kecamatan Puuwatu, Kota Kendari, rusak parah akibat dari penertiban pohon-pohon yang rawan tumbang.
Pemilik rumah, H. Majja menggungkapkan pada hari Rabu (30/11/22), petugas Kendari bergerak melakukan penebangan pohon tepat di depan rumah miliknya yang berada di dekat Terminal Puuwatu.
“Jadi, ketika mereka datang sekitar jam lima lewat, sore hari. Dia potong itu kayu tapi itu potongannya jatuh tepat di bagian depan rumah saya,” ungkapnya
Ia sangat menyesalkan kejadian tersebut, karena pasca kejadian tertimpa pohon, tim Kendari bergerak pergi dan membiarkan rumah miliknya rusak parah dimana atap dan dinding rumah ambruk.
“Begitu pas tertimpa rumah saya, mereka langsung pergi meninggalkan lokasi,” kata H. Majja, kepada awak media, Jumat (2/12/22).
Tambahnya, ia berharap kepada Pemerintah Kota Kendari untuk bertanggung jawab atas kejadian ini.
“Saya berharap ada solusi yang diberikan pemkot, kendari,” harapnya
Di sisi lain, saat wartawan media ini mengkonfirmasi kejadian tersebut, Kepala BPBD Kota Kendari, Aminuddin membenarkan dan juga menyampaikan kronologis kejadianya, saat ia besersama dengan timnya melakukan penertiban pohon-pohon yang menggangu arus transportasi dan menggangu keselamatan rumah penduduk yang tidak jauh dari rumah yang terkenah musibah.
“Sudah beberapa hari yang lalu pemilik rumah minta tolong ke saya supaya pohon yang berada tepat di halaman rumahnya di tebang, tetapi saya bilang nanti dulu karena kita mau kaji, apakah boleh di tebang atau tidak,” jelasnya
Setelah itu, lanjut sekitar jam setengah enam sore, sebagian timnya yang dalam kondisi sudah lelah bergegas untuk pulang melintas di depan rumah yang tertimpa, seketika timnya di berhentikan.
“Pemilik rumah itu meminta tolong sekali ke anggota untuk di tebangkan pohon yang di depan rumahnya. Mereka bilang kalau bisa besok saja karena sudah mau masuk magrib mi, tetapi pemilik rumah bilang, biarmi nak, biar lagi sedikit kena ini teras tidak apa-apa,” kata Kepala BPBD Kota Kendari, Aminuddin Via Whatshap
Sambungnya, ketika timnya menebang pohon itu akhirnya terkena di bagian teras rumah semi permanen tersebut.
“Saya dilaporkan nanti besok harinya, bahwa ada kejadian, saya kaget dan bilang ke mereka siapa yang memerintahkan, mereka jawab orangnya sendiri yang meminta tolong dengan nada agak-agak memaksa kasihan,” tuturnya
Aminuddin juga mengatakan dengan kejadian seperti ini jangan ada anggapan bahwa pemerintah hanya membiarkan.
“Walapun bagaimana dia itu masyarakat dan akan kami pertanggung jawabakan dengan cara kami sendiri, bagusnya beliau harus mencari kami bicarakan baik-baik pasti kami akan membantu,” ucap Aminuddin
Tambahnya, ia mewakili pemerintah dan tim satgas penata kota akan bertanggung jawab sepenuhnya
“Kami akan bertanggung jawab apapun caranya, dalam hal kami akan memperbaikikan rumahnhnya,” tutup aminuddin yang juga sebagai devisi kebersihan dan ketertiban dalam tim satuan tugas penataan Kota kendari
Laporan: Rahim Sidde





