Konawe, Britakita.id
Keberadaan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) di Desa Nii Tanasa, Kecamatan Lalonggasumeeto, Kabupaten Konawe kini diduga merusak lingkungan. Pasalnya ada beberapa dampak lingkungan yang diberikan oleh PLTU kepada kehidupan masyarakat sekitar khususnya di Desa Nii Tanasa.
Masalah lingkungan yang ditimbulkan PLTU Nii Tanasa diungkapkan ketua karang taruna Desa Nii Tanasa, Muhammad Fajrun. Dimana dirinya menjelaskan bahwa masalah lingkungan yang berdampak akibat aktifitas PLTU Nii Tanasa berasal dari limbah industri PLTU Nii Tanasa.
” PLTU kami anggap masih sangat lamban menghadapi masalah limbah dari aktifitas PLTU. Yang membuat kami masyarakat sekitar terkena dampak akibat aktifitas PLTU Nii Tanasa,” paparnya.
Tak hanya itu pelabuhan khusus (Jetty), milik PLTU Nii Tanasa yang tak ramah lingkungan, karena membuat lingkungan Desa Nii Tanasa menjadi rusak. Yang berdampak Nelayan setempat harus sangat jauh mencari ikan.
” Jetty PLTU Nii Tanasa, menjadi aktifitas bongkar muat batu bara. Dan pemuatan batu baranya kami nilai tidak ramah lingkungan. Dulu Nelayan kami cari ikan hanya radius beberapa meter saja, sekarang sudah sangat jauh,” katanya.
Laporan: Ruddi





