Muh. Ritman, Anak Lumpuh yang Menanti Janji Pemkot Kendari

oleh -33 Dilihat
oleh
Muh. Ritman, Anak Lumpuh yang Menanti Janji Pemkot Kendari
Muh. Ritman Anak Empat tahun yang Lumpuh akibat kelainan otak. (Foto: Jusmadi Britakita.Net)

Kendari, Britakita.Net

Muh. Ritman diusia Empat tahun seharusnya bisa menikmati masa kanak-kanaknya seperti bermain, berlari bersama teman-teman sebayanya. Namun hal tersebut menjadi hal yang mustahil bagi anak bungsu dari Empat bersaudara itu, pasalnya kesehariannya harus selalu digendong oleh orang tuanya karena lumpuh.

Menurut Ibu Ritman, Patriani yang berdomisili di Kelurahan Puncak Ponggaloba, Kecamatan Kendari Barat, dari keterangan dokter anaknya memiliki kelainan pada otak, yang membuat pertumbuhan tulang dari anaknya tidak berkembang. Yang membuat kaki dan tangan Ritman tidak lumpuh total, bahkan Ritman terlihat seperti anak bayi yang hanya bisa terbaring ditempat tidur.

“Jadi awalnya anak saya itu menangis siang malam selama satu bulan, dan mulai dari situ anak saya terlihat ada kelainan. Sudah kami bawa berobat tradisional namun tidak ada perubahan,” katanya.

BACA JUGA :  Polres Konawe Utara Patroli Ilegal Mining di Blok Marombo

Istri dari La Mananti juga sudah membawa anaknya dibeberapa rumah sakit, namun karena keterbatasan ekonomi dirinya tidak bisa selalu berkonsultasi dengan Dokter. Dan dirinya hanya memilih pasrah dan sabar merawat Ritman dengan kondisi lumpuh.

” Kami hanya bisa sabar, Saya pernah juga melapor ke Pemerintah Kelurahan kurang lebih setahun lalu, tapi tidak ada tindak lanjut dan bahkan kami hanya disuruh bersabar,” katanya.

Kaket Ritman La Onda yang juga ditemui oleh Britakita.Net mengatakan bahwa Bulan Juni lalu, Istri Walikota Kendari yang didampingi Camat dan Lurah pernah mendatangi Ritman. Dan menjajikan Ritman akan mendapatkan perhatian khusus oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari, bahkan Ritman dijanjikan akan dibiayayai oleh Pemerintah Kendari untuk menjalani pengobatan di Rumah Sakit Kota Makassar.

BACA JUGA :  Diduga Abaikan Pasien Gejala Gagal Ginjal, RS Tiara Sentosa Justru Minta Uang Muka

“Waktu kunjungan kami diberikan uang sebanyak Rp 1 Juta, untuk biasa sehari-hari Cucu saya. Namun janji pengobatan di Makassar belum ada sampai sekarang, padahal yang itu kami nantikan,’ harapnya.

Lanjut Pria usia 60 tahun itu, terus berdoa agar Cucunya tersebut dapat hidup normal seperti anak-anak seusianya. Karena dirinya selalu menitihkan air mata saat melihat anak-anak seusia Cucunya bisa bermain dengan sedang.

” Orang tua siapa pun pasti menginginkan anaknya hidup normal dan baik, dan kesembuhan Ritman adalah harapan besar keluarga kami. Dan kami berharap janji pemerintah untuk memberikan pengobatan yang layak untuk cucu saya selalu saya nantikan,” tutupnya.

Laporan: Jusmadi
Editor: Amar