25.4 C
Kendari
Senin, Desember 5, 2022

KSK Bersama Kakanwil Kemenag Sultra Resmikan Pendopo Moderasi Beragama di Konawe

Konawe, Britakita.net

Bupati Konawe Kery Saiful Konggoasa bersama Kakanwil Kemenag Provinsi Sultra H. Zainal Mustamin di dampingi oleh Kakankemenag Kabupaten Konawe H. Ahmad Lita Rendelangi Meresmikan Pendopo Moderasi Beragama Kantor Kementerian Agama Kabupaten Konawe, Senin (30/5/2022).

“Moderasi dalam beragama harus diperkuat demi meningkatkan kerukunan dan persatuan. Rendahnya sikap yang moderat ini terjadi lantaran ada fanatisme berlebihan dalam beragama,” kata Bupati Konawe.

Menurut Bupati yang sering disapa KSK ini, bahwa perbedaan paham ini menjadikan bibit-bibit radikalisme.

“Saya yakin kita semua disini sepakat menentang radikalisme. Bibit-bibit radikalisme dimulai dari fanatisme berlebihan dalam beragama,” kata Kery.

BACA JUGA :  Pemda Konawe Tetapkan Besaran Zakat Fitrah, Berikut Rinciannya

Untuk itu kata Kery, dibutuhkan peran semua pihak terutama tokoh-tokoh agama dari seluruh agama yang ada di Kabupaten Konawe dalam mengatasi masalah ini dan membumikan agama menjadi lebih moderat.

Dalam peresmian Pendopo Moderasi Beragama Bupati Konawe Kery Saiful Konggoasa juga menyumbang 3 ekor hewan Kurban di Kantor Kementerian Agama Kab Konawe.

Sementara itu, Kakanwil Kemenag Sultra, H Zainal Mustamin, mengatakan Moderasi Beragama adalah memoderasikan cara berpikir dan bertindak terkait pemahaman kita dalam ajaran agama dan kehidupan keberagamaan.

BACA JUGA :  Pemdes dan TP-PKK Desa Ululalimbue Sukses Gelar Sosialisasi Perlindungan Perempuan dan Anak

Ia mengaku, jajaranya berkomitmen untuk membumikan Moderasi beragama di Sultra yang dilakukan melalui strategi Gerakan Kemenag Sultra Bersahabat (Bersih, Religius, Santun, Harmonis, Berbasis Teknologi) dengan menerapkannya hingga ke struktur paling bawah, dan ini merupakan bentuk respon terhadap program prioritas Kemenag.

“Kita ingin membawa energi besar kita untuk hal-hal yang kontributif dan produktif. Mengurangi energi yang tidak produktif dan potensi perpecahan yang terjadi. Merawat sikap keberagamaan sehingga menjadi bagian dari provinsi yang bisa mengeksplor potensi moderasi beragama tidak hanya di Indonesia, namun didunia,” pungkasnya.

Laporan Redaksi

Berita Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Populer

Berita Terkini

error: Content is protected !!