25.6 C
Kendari
Minggu, Desember 4, 2022

Jual Barang Pretelan Dari Angkot Curian, Oknum Sopir di Kendari Ditangkap Polisi

Kendari, Britakita.net

Seorang sopir angkot bernama Ardin (24) ditangkap Satreskrim Polresta Kendari karena menjual barang curiannya secara online di facebook.

Kasat Reskrim Polresta Kendari, AKP I Gede Pranata Wiguna  menyebutkan, Ardin ditangkap karena diduga telah melakukan tindak pidana pencurian alat-alat mobil angkot milik korban bernama EF.

“Kejadian itu terjadi di depan Toko Bata Wua wua, Kelurahan Anaiwoi, Kecamatan Wua-wua, Kota Kendari, pada 14 April 2022, sekira pukul 20.00 Wita,” ungkap I Gede Pranata, Selasa, 19 April 2022.

Dimana awalnya Ardin mengantar RL yang tak lain merupakan rekan seprofesinya sebagai sopir angkot untuk pulang kerumahnya.

Didalam perjalanan RL bercerita kepada pelaku bahwa mobil angkot milik bosnya ia parkir dipingir jalan depan toko Bata Wua-wua dengan posisi kunci masih tergantung.

BACA JUGA :  Modal 100 Ribu Untuk Memuaskan Nafsu, Oknum Stafsus DPRD Butur Nekat Cabuli Bawahannya 

Saat itu RL bercerita jika dirinya takut mengembalikan angkot milik majikannya itu karena uang setorannya tidak cukup.

“Setelah mengantar rekannya AN bergegas kembali ke alamat yang dimaksud untuk mengecek kebenaran mobil yang diparkir oleh RZ, dan ternyata memang benar ada terparkir dipinggir jalan dengan posisi kunci masih tergantung,” terang Gede.

Pelaku kemudian membawa angkot tersebut ke sebuah lorong sekitar Perempatan Wua-wua dan langsung membuka alat atau bagian-bagian mobil.

Selanjutnya tersangka menjualnya dengan cara ditawarkan melalui posting grup jual beli di sosial media facebook.

“Tersangka sengaja mempreteli mobil angkot itu agar gampang terjual, kalau mau dijual utuh langsung satu mobil susah cari pembelinya,” katanya.

BACA JUGA :  Kerap Jadi Langganan Banjir, Warga Jalan DI Panjaitan Sebut Pemkot Kendari Lakukan Pembiaran

Adapun barang bukti yang berhasil disita yaitu, 1 unit mobil mikrolet dengan nomor polisi DT 1223 UF, serta beberapa alat perlengkapan lainnya yang sudah dilepas seperti, 1 buah aki warna putih, 1 buah Speaker, 1 buah power warna hitam merk audio boss, 1 buah Mono blok warna hitam.

“Kemudian berusaha menjualnya dengan cara memposting d FB yang baru dibuatnya khusus untuk menjual barang tersebut. Kerugian ditafsir sekitar Rp. 50 Juta,” bebernya.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya pelaku dikenakan Undang-undang pencurian sebagaimana yang dimaksud dalam pasal 362 KUHP, dengan kurungan maksimal 5 tahun penjara.

Laporan : Adh / Editor: Up

Berita Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Populer

Berita Terkini

error: Content is protected !!