Hasil Produksi Surplus, 300 Ton Beras Konawe di Kirim ke Bau-bau

oleh -21 Dilihat
oleh
Hasil Produksi Surplus, 300 Ton Beras Konawe di Kirim ke Bau-bau

Konawe, Britakita.Net

Kabupaten Konawe yang disematkan sebagai daerah lumbung padi memang istilah yang tepat untuk daerah ini. Pasalnya, untuk Tahun 2020 hasil produksi beras yang ada di daerah ini mengalami surplus.

Stok beras yang ada di gudang Badan Usaha Logistik (Bulog) Kabupaten Konawe kemudian diedarkan ke beberapa Kabupaten yang ada di wilayah Sulawesi Tenggara yang mengalami defisit beras.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Muh Akbar mengatakan kali ini sebanyak 300 Ton beras hasil serapan dari petani ini bakal dikirim ke Kota Baubau.

“Mengadakan pengiriman langsung sesuai dengan permintaan ke beberapa daerah, hari ini Insya Allah pertama secara bertahap itu adalah di Kota Baubau yang telah melayani Kabupaten Buton dan sekitarnya” katanya dihadapan awak media, Selasa (10/11/20).

Akbar juga mengatakan sejak Bulan Juli 2020, Kabupaten Konawe mengalami musim panen yang besar sebab dapat menghasilkan kualitas beras yang bagus.

BACA JUGA :  PT VDNI Kurangi Angka Kemiskinan di Konawe, Wakil Bupati: Perputaran Uang Sampai Miliaran

“Dari Juli, Agustus, September, Oktober mengalami musim panen yang pertama dan itu musim panen besar karena Alhamdulillah kualitas beras kita dengan dukungan musim kemarau bisa menghasilkan kualitas beras yang bagus” lanjut Akbar.

Melihat kondisi stok beras yang melimpah, Bupati Konawe Kery Saiful Konggoasa meminta perhatian pemerintah pusat dan Bulog agar dapat memberikan alternatif lain terhadap hasil panen yang melimpah, sebab menurutnya akan berdampak pada ketidak seimbangan harga.

“Hasil panen Bulan ini saja hampir kurang lebih 300.000 Ton, sedangkan Bulog bisa membeli cuma 10.000 Ton,  saya tadi sudah hubungi anak saya anggota DPR RI Komisi IV untuk menangani hal-hal yang begini,” katanya

“Sehingga ini nanti mengkhawatirkan bahwa masyarakat sudah panen bagus itu akhirnya tidak seimbang dengan harga dalam hal ini, inilah kita minta perhatiannya Bulog dan Pemerintah Pusat untuk memikirkan bagaimana beras masyarakat ini, yang panen besar ini bisa diselesaikan, diserap” lanjutnya.

BACA JUGA :  IKIP di Routa Butuh Satu Ton Ayam Beku Setiap Dua Pekan

Kery juga mengungkap, untuk mengatasi Surplus beras di Konawe adanya kendala tersedianya gudang penyimpanan.

“Sekarang juga kendalanya juga di Konawe ini gudang, gudang kita cuma ada berapa disini” lanjutnya.

Disisi lain, gudang penyimpanan beras di Bulog yang ada di Konawe hanya mampu menyerap hasil panen sebesar 10.000 Ton beras.

Bupati Konawe dua periode ini juga menjelaskan, selain di Kota Baubau, pengiriman beras juga bakal dilakukan ke beberapa Kabupaten lain bahkan siap untuk menjangkau ke Provinsi lain.

“Semua kita akan, di Raha juga bahkan juga akan keluar dari Sulawesi Tenggara kita sudah siapkan banyak, kita punya beras ini sudah bisa (melayani, red) permintaan DKI Jakarta karena kadar airnya masuk, bundaran bijinya masuk semua, jadi kita punya beras bisa dimana diterima” tutupnya.

Laporan: Arman T

Editor: Amar