Ganggu Kamtibmas, Polres Bombana Intens Himbau Masyarakat tak Terprovokasi Berita Hoax

oleh -36 Dilihat
oleh
Ganggu Kamtibmas, Polres Bombana Intens Himbau Masyarakat tak Terprovokasi Berita Hoax
Ilustrasi (Foto: Istimewa)

Bombana, Britakita.Net

Menjelang pelaksanaan Pesta Demokrasi Pilkada 2024, Kepolisian Resor (Polres) Kabupaten Bombana intens berikan pembinaan dan penyuluhan kepada warga. Hal ini di lakukan guna memastikan dan menjaga kemanan agar tetap terjaga hingga Pilkada saat November 2024 nanti berakhir.

Hal tersebut diungkapkan Kasat Binmas Polres Bombana IPTU Ishak Musrif,  mengatakannya bahwa kegiatan ini merupakan upaya mencegah terjadinya gangguan Kamtibmas jelang Pemilu 2024, dimana dirinya melakukan cooling system dengan menyambangi masyarakat tokoh masyarakat, tokoh agama, budayawan serta organisasi kepemudaan yang ada di wilayah kabupaten Bombana.

Menurut mantan Kasat Samapta Polres Konsel tersebut bahwa dalam kegiatan tersebut pihaknya menyampaikan pesan-pesan kepada warga agar tidak mudah terprovokasi hoax serta mengajak masyarakat mendukung kinerja Polri dalam memelihara Kamtibmas menjelang pemilu 2024 dan menolak segala hoax dan ujaran kebencian berbau SARA yang bisa memecah belah persaudaraan.

BACA JUGA :  Siap Sukseskan Pemilu Tahun 2024, Pj Bupati Bombana Pimpin Apel Siaga Jelang Masa Tenang

“Masyarakat jangan mudah terprovokasi oleh berita hoax yang mungkin muncul selama kampanye”, Kata IPTU Ishak.

Lebih lanjut Ishak Masrif mengatakan pasti akan ada perbedaan pandangan dan pilihan di antara masyrakat. Dimana akan ada pihak-pihak yang bertanggungjawab untuk memanfaatkan perbedaan tersebut untuk menciptakan konflik agar Kamtibmas bisa terganggu.

BACA JUGA :  Pemkab Bombana Siapkan 1206 Bantuan Rumah dan Bedah Rumah

” Olehnya itu kami dari Polres Bombana akan terus door to door kemasyarakat untuk menyampaikan bahwa akan ada pihak-pihak yang bertanggungjawab akan mengadudomba. Dan pada Pilkada itu selalu terjadi, makanya untuk menghindari hal tersebut kami sampaikan ke masyarakat agar tak mempercayai berita yang tidak jelas sumbernya,” katanya.

“Karena berita yang tidak jelas sumbernya adalah berita hoax, dan masyarakat harus lebih selektif menerima informasi agar tidak termakan denga berita atau informasi hoax yang dapat merugikan masyarakat,” tutupnya.