Demo Dugaan Korupsi Rp 32 Miliar Di Konawe Nyaris Ricuh

oleh
oleh
Demo Dugaan Korupsi Rp 32 Miliar Di Konawe Nyaris Ricuh

Konawe, Britakita.id

Aksi protes LSM dan beberapa mahasiswa Universitas Lakidende (Unilaki), yang menyuarakan protes atas dugaan Korupsi APBD tahun 2017 sebanyak Rp 32 miliar, Senin (14/6/19) nyaris ricuh. Pasalnya massa aksi saat yang dikawal ketak oleh pihak Kepolisian dan SatPol PP, memaksa memasuki kantor Bupati Konawe.

Awalnya massa aksi berkumpul di depan kantor Bupati Konawe, mereka mendesak pihak pemerintah untuk keluar menemui massa aksi. Guna menjelaskan adanya dugaan korupsi dana pengelolaan belanja hibah dan bantuan sosial APBD Tahun 2017 dengan anggaran senilai Rp 32 miliar

Massa aksi yang berorasi beberapa jam, tak mendapatkan respon dari pihak Pemerintah Kabupaten Konawe. Kemudian mulai kesal dan langsung menerobos barisan pihak keamanan dan aksi saling dorong tak dapat dihindari.

BACA JUGA :  Konawe Digadang-gadang Jadi Tuan Porprov Sultra 2026

Kasat Pol PP, Sahlan Saranani menemui masa aksi dengan tujuan menenangkan agar para demonstran tak melakukan tindakan-tindakan yang memancing kekacauan. Dan menyampaikan bahwa seluruh pejabat sedang melaksanakan pelantikan eselon dua

“Sabar dulu. Nanti sebentar kalau sudah selesai pelantikan baru saya pertemukan kalian. Siapkan memang saja delegasinya,” ucap Sahlan.

Massa aksi lalu kembali ke tempat semula di depan Kantor Bupati Konawe. Salah satu mahasiswa sempat mengancam akan masuk menerobos hingga ke dalam Kantor Bupati jika tidak ditemui pihak Pemda, sekalipun harus bentrok dengan pihak kepolisian dan Sat Pol PP.

BACA JUGA :  Kejari Konawe Maklumi Opini Liar Masyarakat atas Kasus Dinkes Konut, Kajari: Kami Bekerja Sesuai Aturan

Pihak Pemda Konawe pun tidak menemui massa aksi hingga pukul 12.00 Wita. Rombongan lalu memutuskan untuk melanjutkan aksi di Kejari Konawe dengan persoalan yang sama yakni dugaan korupsi dana pengelolaan belanja hibah dan bantuan sosial APBD Tahun 2017.

“Pemimpin daerah pengecut. Kami hanya butuh penjelasan. Kami akan lanjutkan aksi kami ini besok atau di hari lainnya. Ini bukan yang terakhir,” tutup Ilham salah satu orator massa aksi sembari mengarahkan anggotanya bertolak menuju Kejari Konawe.

 

Laporan: Muhammad Andry