Konsel, Britakita.net
Prof. Dr. Rosnawintang, S.E., M.Si., terpilih secara aklamasi sebagai Ketua DPD Kerukunan Masyarakat (KM) Bulukumba Kota Kendari periode 2026-2030 pada Musyawarah Daerah (Musda) I Kerukunan Masyarakat (KM) Bulukumba Kota Kendari, Sabtu, 5 September 2026.
Terpilihnya Prof. Dr. Rosnawintang menjadi bagian penting dalam perjalanan pembentukan DPD KM Bulukumba Kota Kendari sebagai wadah yang mempererat persaudaraan sekaligus mendorong pemberdayaan warga Bulukumba yang berdomisili di Kota Kendari.
Dalam kepemimpinannya, Prof. Dr. Rosnawintang mengatakan, salah satu langkah awal yang akan dilakukan adalah membenahi dan memvalidasi database warga Bulukumba di Kota Kendari.
Menurutnya, antusiasme masyarakat Bulukumba dalam pembentukan organisasi tersebut cukup besar. Hal itu juga didukung dengan banyaknya warga Bulukumba di Kota Kendari yang memiliki usaha maupun keterampilan di berbagai bidang.
“Yang saya lihat ini di periode pertama, antusiasnya warga cukup besar dan banyak yang punya bisnis. Saya juga akan mendukung programnya wilayah,” katanya.
Ia menjelaskan, pembenahan database menjadi prioritas agar organisasi memiliki data yang valid mengenai jumlah serta keberadaan warga Bulukumba di Kota Kendari.
“Pertama itu database dibenahi supaya jumlah warga Bulukumba yang ada di Kota Kendari ini betul-betul datanya sudah valid,” jelasnya.
Setelah database warga tertata, lanjutnya, DPD KM Bulukumba Kota Kendari akan mendorong berbagai program pemberdayaan, khususnya di sektor ekonomi.
Menurut Rosnawintang, karakter masyarakat Bulukumba yang dikenal mandiri menjadi potensi besar yang dapat dikembangkan melalui organisasi kerukunan.
“Kalau itu sudah kami dapatkan, kami akan lanjut pada bagaimana warga Bulukumba ini dikenal mandiri. Karena rata-rata mereka punya talenta untuk menjadi mandiri,” ungkapnya.
Salah satu program yang dinilai potensial adalah pembentukan koperasi. Koperasi tersebut nantinya diharapkan dapat menjadi wadah untuk memasarkan berbagai produk hasil usaha warga Bulukumba.
“Kebetulan juga salah satu program wilayah itu membuat koperasi. Di koperasi ini bisa menjadi media atau semacam minimarket untuk produk-produknya orang Bulukumba, sekaligus juga pemberdayaan,” tuturnya.
Ia menegaskan, keberadaan KM Bulukumba bukanlah organisasi politik, melainkan wadah kekeluargaan yang bertujuan memperkuat ikatan emosional masyarakat yang berasal dari daerah yang sama.
“Ini kan kerukunan. Jadi tugas ketua kerukunan itu berbeda dengan misalnya partai atau organisasi lainnya. Yang penting bagaimana warga Bulukumba dengan ikatan emosional karena berasal dari daerah yang sama, persatuan itu terjadi,” katanya.
Selain memperkuat persatuan dan silaturahmi, Rosnawintang juga menaruh perhatian pada pemberdayaan ekonomi masyarakat. Ia melihat banyak warga Bulukumba di Kota Kendari yang memiliki pekerjaan tetap, namun juga mengembangkan usaha sampingan.
“Pemberdayaan ekonomi masyarakat juga penting. Karena rata-rata masyarakat Bulukumba yang ada di Kota Kendari itu selain sebagai guru atau punya pekerjaan tetap, mereka juga punya hobi bisnis, meskipun usaha-usaha rumah tangga. Tetapi banyak keterampilannya,” pungkasnya.
Sementara itu, Ketua DPW KM Bulukumba Provinsi Sultra, Herfain, S.E., M.E., turut hadir dalam momentum Musyawarah Daerah (Musda) I KM Bulukumba Kota Kendari.
Kehadiran DPW menjadi bagian dari penguatan struktur organisasi KM Bulukumba di tingkat daerah sekaligus mendorong terbentuknya kepengurusan yang mampu menjalankan program organisasi secara berkelanjutan.
“Dengan terpilihnya Prof. Dr. Rosnawintang secara aklamasi, organisasi tersebut diharapkan tidak hanya menjadi wadah silaturahmi, tetapi juga mampu menjadi ruang kolaborasi, pengembangan potensi, serta pemberdayaan ekonomi bagi masyarakat Bulukumba di Kota Kendari,” pungkasnya.






