Kendari, Britakita.net
Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) melakukan audiensi dengan pimpinan DPRD Provinsi Sulawesi Tenggara dalam rangka memperkuat sinergi pengembangan olahraga masyarakat di daerah.
Audiensi tersebut diterima langsung oleh Hj. Hasmawati, S.E., selaku Wakil Ketua III DPRD Provinsi Sulawesi Tenggara. Dalam pertemuan itu, KORMI Sultra memaparkan sejumlah program strategis untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam berolahraga sekaligus mendorong terwujudnya masyarakat Sultra yang sehat, bugar, aktif dan produktif.
Hj. Hasmawati menyambut baik audiensi dan program-program yang disampaikan KORMI Sultra. Ia menilai olahraga masyarakat memiliki peran penting dalam meningkatkan kesehatan sekaligus membangun kebersamaan di tengah masyarakat.
Ia juga mengapresiasi langkah KORMI Sultra yang tidak hanya berfokus pada kegiatan olahraga, tetapi turut mendorong program yang dapat melibatkan masyarakat secara luas serta memberikan dampak sosial dan ekonomi bagi daerah.
Sementara itu, Ketua KORMI Sultra, Herfain, S.E., M.E., mengatakan audiensi tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara KORMI dan DPRD dalam membangun budaya olahraga masyarakat di Sulawesi Tenggara.
Menurut Herfain, KORMI hadir sebagai wadah olahraga masyarakat yang bertujuan mendorong masyarakat agar menjadikan aktivitas fisik sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari.
“KORMI bukan hanya berbicara tentang prestasi, tetapi bagaimana olahraga bisa menjadi budaya di tengah masyarakat. Kami ingin olahraga hadir dengan prinsip mudah, murah, menarik, bermanfaat bagi masyarakat Sultra,” ungkap Herfain, Senin, 10 Agustus 2026.
Ia menjelaskan, KORMI Sultra telah menyiapkan lima program utama yang diharapkan mampu meningkatkan partisipasi masyarakat dalam berolahraga.
Lima program tersebut meliputi Minggu Bugar, Sport Festival Daerah, KORMI Akademi, Bincang Bugar, serta persiapan menuju Festival Olahraga Masyarakat Nasional (FORNAS) 2027.
Program Minggu Bugar dirancang sebagai gerakan olahraga rutin di ruang publik yang dapat diikuti masyarakat dari berbagai kelompok usia. Kegiatan ini dapat dilaksanakan di area Car Free Day, taman kota, lapangan hingga kawasan wisata.
Selanjutnya, Sport Festival Daerah akan menjadi wadah perlombaan dan pengembangan olahraga masyarakat di tingkat kabupaten/kota sekaligus menjadi sarana untuk memperkenalkan berbagai potensi olahraga masyarakat Sultra.
Sementara KORMI Akademi diarahkan untuk meningkatkan kapasitas pengurus dan tata kelola organisasi, mulai dari administrasi, manajemen event, kepelatihan dasar hingga pemanfaatan digital marketing.
Adapun Bincang Bugar menjadi program edukasi yang mengangkat berbagai isu mengenai olahraga, kesehatan, gizi dan pencegahan penyakit tidak menular melalui diskusi, talkshow, webinar maupun konten digital.
Program strategis lainnya adalah persiapan kontingen Sulawesi Tenggara menuju FORNAS 2027. KORMI Sultra menilai persiapan sejak dini diperlukan agar kontingen daerah dapat tampil maksimal dan membawa nama baik Sulawesi Tenggara di tingkat nasional.
Herfain menambahkan, untuk merealisasikan program tersebut dibutuhkan dukungan dan kolaborasi berbagai pihak, termasuk DPRD Provinsi Sulawesi Tenggara.
“Kami berharap DPRD dapat memberikan dukungan kebijakan dan anggaran, sehingga pembinaan olahraga masyarakat, seleksi daerah, pemusatan latihan hingga keberangkatan kontingen Sultra ke FORNAS dapat dipersiapkan dengan baik,” katanya.
Selain itu, KORMI Sultra mendorong adanya koordinasi lintas sektor antara KORMI, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara, Bappeda, BPKAD dan pemerintah kabupaten/kota dalam menyusun roadmap pengembangan olahraga masyarakat menuju FORNAS 2027.
Menurut Herfain, pengembangan olahraga masyarakat tidak hanya berdampak pada kesehatan dan kebugaran, tetapi juga memiliki multiplier effect terhadap sektor sosial, ekonomi dan pariwisata.
Event olahraga masyarakat yang digelar secara rutin dinilai berpotensi menggerakkan UMKM, meningkatkan aktivitas ekonomi serta membuka peluang pengembangan sport tourism di Sulawesi Tenggara.
KORMI Sultra berharap dukungan DPRD Provinsi Sulawesi Tenggara dapat memperkuat gerakan olahraga masyarakat sehingga semakin mudah diakses oleh seluruh lapisan masyarakat.
Melalui kolaborasi antara KORMI, DPRD dan pemerintah daerah, olahraga masyarakat diharapkan dapat menjadi bagian penting dari pembangunan daerah dalam mewujudkan Sulawesi Tenggara yang sehat, bugar, gembira dan produktif.






