Breaking News
light_mode
Beranda » Sultra » Baubau » Berikut Closing Statement Kampanye Penutup ASR-Hugua

Berikut Closing Statement Kampanye Penutup ASR-Hugua

  • account_circle redaksi
  • calendar_month Kam, 21 Nov 2024
  • visibility 458

Bau-bau, Britakita.net

Calon Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Hugua, dengan tegasnya mengatakan jika Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) adalah miniatur Indonesia.

“Oleh karena itu, siapapun yang mengatakan bahwa hanya suku tertentu yang wajar menjadi calon Gubernur dan Wakil Gubernur  Sultra. Maka yang bersangkutan tidak mengerti hakikat persatuan dan tidak menghargai yang namanya Bhineka Tunggal Ika,” tegas Hugua, saat mengakhiri kampanye terbatas di Kecamatan Surawolio Kota Baubau. Rabu 20 November 2024.

Pada kesempatan itu, Hugua, yang mendampingi Andi Sumangerukka sebagai calon Gubernur Sultra. Secara singkat menjelaskan awal mula terbentuknya Provinsi Sulawesi Tenggara. Dimana sebelum terbentuknya Provinsi Sultra, masih menjadi wilayah administrasi Provinsi Sulawesi Selatan Tenggara (Sulselra).

Dan Sultra saat itu lanjut Hugua, dihuni berbagai suku di Indonesia. Sehingga ketika Sultra mekar menjadi provinsi baru. Berbagai suku yang mendiami Sultra saat itu secara otomatis menjadi bagian dari masyarakat Provinsi Sulawesi Tenggara.

“Tahun 1964, provinsi Sulawesi Tenggara belum ada. Yang ada baru provinsi Sulawesi Selatan Tenggara. Lalu di tahun itu pula, kemudian Gubernur Provinsi Sulselra, Andi Rifai, memekarkan Sulawesi Tenggara jadi provinsi. Dengan ibu kota di Baubau, dengan Perpu No 2 Tahun 1964 yang diperkuat dengan UU Nomor 13 Tahun 1964,”

“Jadi, jangan lupa atas perjuangan tokoh-tokoh masyarakat Sultra, tokoh-tokoh Diaspora dari berbagai suku seperti suku Bugis, suku Jawa, suku Bali dan lain sebagainya di Sultra sebelum tahun 1964,” jelas Hugua.

Menurut mantan Bupati Wakatobi dua periode tersebut. Masyarakat Sultra harus kembali ke sejarah masa lalu. Dimana terjadinya penjajahan oleh Bangsa Asing di Indonesia karena masing-masing suku dan kerajaan berjuang sendiri-sendiri tanpa bersatu.

“Kita harus kembali ke sejarah. Jika kita ingin porak-poranda dan menjadi suku yang di jajah kembali oleh Bangsa Asing maka tonjolkan suku masing-masing karena akan menimbulkan perpecahan,” ucap Hugua.

Hugua, juga mengatakan perlunya masyarakat Sultra diingatkan sejarah terbentuknya Provinsi Sulawesi Tenggara. Karena selama beberapa bulan terakhir, sering muncul statemen dari berbagai kelompok yang terkesan bahwa Sultra harus dipimpin suku tertentu.

“Karena selama ini ada yang menjelaskan dan terkesan bahwa pemilihan kepala daerah (Pilgub) Sultra adalah pemilihan suku,” pungkas Hugua.

Kampanye terbatas di Kecamatan Sorowolio Kota Bau Bau ini merupakan kampanye penutup ASR – Hugua. Dan di doakan oleh Parabela serta dihadiri oleh sekitar 3.000an massa simpatisan dan pemilih paslon Nomor Urut 2.

  • Penulis: redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polda Sultra Catat Kriminalitas Menurun di Tahun Pandemi

    Polda Sultra Catat Kriminalitas Menurun di Tahun Pandemi

    • calendar_month Jum, 31 Des 2021
    • account_circle redaksi
    • visibility 489
    • 0Komentar

    Kendari, Britakita.net  Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tenggara (Sultra) mencatat angka kriminalitas pada tahun 2021 turun dibandingkan pada tahun sebelumnya. Kapolda Sultra, Irjen Pol. Teguh Pristiwanto mengatakan jumlah kasus pada tahun 2021 tercatat sebanyak 20,580 persen. Sedangkan pada tahun 2020 tercatat sebanyak 70,20 persen, hal ini jauh lebih menurun dibandingkan pada tahun lalu. “Kejahatan konvensional, Kejahatan […]

  • Bupati Konawe Minta Cakades Ciptakan Suasana Kondusif

    Bupati Konawe Minta Cakades Ciptakan Suasana Kondusif

    • calendar_month Sel, 25 Okt 2022
    • account_circle redaksi
    • visibility 332
    • 0Komentar

    Konawe, Britakita.id Deklarasi damai dan penandatanganan pakta integritas pemilihan kepala desa (Pilkades) serentak se-Kabupaten Konawe berlangsung meriah, di lapangan kantor bupati Konawe, Senin (24/10/2022). Kegiatan tersebut dipimpin langsung Bupati Konawe, Kery Saiful Konggoasa (KSK). Kegiatan deklarasi turut dihadiri sejumlah unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Konawe. Hadir pula sejumlah Kepala OPD, serta camat se-Kabupaten Konawe. […]

  • Siswi Terbaik Bombana, Wakili Sultra Menjadi Duta Pelajar Indonesia 2019

    Siswi Terbaik Bombana, Wakili Sultra Menjadi Duta Pelajar Indonesia 2019

    • calendar_month Sel, 23 Jul 2019
    • account_circle redaksi
    • visibility 1.304
    • 0Komentar

    Bombana, Britakita.id Shabila Lintang Ramadhani siswi SMA 03 Bombana, kini siap mengharumkan nama Kabupaten Bombana di tingkat Nasional. Pasalnya kecerdasan dan segudang prestasi yang dimilikinya berhasil menjadi satu-satunya Siswi SMA yang mewakili Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) dalam ajang bergingsi tingkat Nasional yaitu Duta Pelajar Indonesia Sosial Media Tahun 2019. Paras yang cantik, sikap yang santun, […]

  • Pimpin Lasqi Konawe, Istri Bupati Konawe Janji  Lasqi Lebih Maju

    Pimpin Lasqi Konawe, Istri Bupati Konawe Janji Lasqi Lebih Maju

    • calendar_month Kam, 4 Nov 2021
    • account_circle redaksi
    • visibility 801
    • 0Komentar

    Konawe, Britakita.net Ketua Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Lembaga Seni Qasidah Indonesia (LASQI) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) Drs La Ode Mustari melantik Titin Nurbaya Saranai sebagai Dewan Pengurus Daerah Lasqi Konawe periode 2021-2026 di salah satu hotel di Unaaha, Kamis (4/11/21). Ketua DPD Lasqi Konawe Titin Nurbaya Saranai dalam sambutannya menyampaikan bahwa agama Islam sebagai agama […]

  • Diduga Lakukan Pungli, Lurah Wawonggole Minta “Biaya Mediasi” Kepada Warganya

    Diduga Lakukan Pungli, Lurah Wawonggole Minta “Biaya Mediasi” Kepada Warganya

    • calendar_month Sen, 14 Jul 2025
    • account_circle redaksi
    • visibility 192
    • 0Komentar

    Konawe, Britakita.net Pemerintahan Kelurahan Wawonggole, Kecamatan Unaaha, Kabupaten Konawe, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) kembali disorot. Pasalnya seorang warga, Asmawati, meluapkan kekecewaannya terhadap Lurah Wawonggole, Teku, yang diduga melakukan Pungutan Liar (Pungli) sebesar Rp 600 ribu atas nama “biaya mediasi” dalam menyelesaikan persoalan warga. Asmawati menjelaskan, awal mula konflik bermula dari cekcok kecil dengan tetangganya. Ia […]

  • Tokoh Senior HMI Dukung Kedatangan TKA China di Sultra

    Tokoh Senior HMI Dukung Kedatangan TKA China di Sultra

    • calendar_month Sen, 29 Jun 2020
    • account_circle redaksi
    • visibility 585
    • 0Komentar

    Kendari, Britakita.id Tenaga Kerja Asing (TKA) asal China yang akan bekerja di PT Virtue Dragon Nickel Industry (VDNI) dan PT Obsidian Stainless Steel (OSS) secara bergelombang tiba di Sulawesi Tenggara. Gelombang pertama berjumlah 156 dari 500 pekerja telah tiba pada 23 Juni lalu. Sedangkan gelombang kedua akan segera tiba dalam waktu dekat. Menanggapi kedatangan TKA […]

expand_less