23.8 C
Kendari
Sabtu, Desember 3, 2022

Warga Buat Petisi, Bupati Wakatobi Diminta Subsidi Timbunan Ketimbang Pesawat

Wakatobi, Britakita.net

Bupati Kabupaten Wakatobi didesak masyarakat untuk mensubsidi timbunan (galian C) ketimbang mensubsidi pesawat. Akibat mahalnya harga timbunan.

Desakan Bupati Wakatobi agar mensubsidi timbunan dilakukan masyarakat pengguna jalan hingga tukang ojek dengan ramai-ramai menandatangani petisi diatas lembaran kain putih, Rabu 27 Juli 2022.

Gerakan yang dikoordinir Aliansi Pemerhati Masyarakat Sulawesi Tenggara (Ampara Sultra) tersebut buntut dari mahalnya harga timbunan dengan kisaran harga Rp 700 ribu hingga Rp 900 ribu per retnya.

Padahal sebelumnya, harga tanah timbunan bisa didapatkan warga hanya dengan kisaran harga Rp 200 ribu hingga Rp 300 ribu per retnya.

Koordinator lapangan Armin Saputra menyebutkan, jika dibandingkan dengan subsidi pesawat, subisidi timbunan dari luar Wakatobi akan lebih dirasakan manfaatnya secara langsung oleh masyarakat.

“Masyarakat sudah lelah dengan aksi tendensius pemerintah Kabupaten Wakatobi saat ini dengan hanya mau mensubsidi pesawat yang notabenenya hanya dinikmati orang-orang kaya,” ucap Armin Saputra.

BACA JUGA :  Dermaga Fery Wakatobi Bakal Rehab, Aktifitas Kapal Dialihkani

Padahal menurut kajiannya, uang rakyat yang digunakan untuk subsidi pesawat tidak hanya sedikit yang bakal dihabiskan.

Ada yang milyaran rupiah yang akan dihabiskan jika pemerintah berani mensubsidi 55 kursi pesawat setiap kali penerbangan.

“Rencana bupati Wakatobi mensubsidi 55 kursi dalam satu kali penerbangan maka dalam satu kali penerbangan bisa menghabiskan Rp 55 juta dengan harga tiket diangka 1 juta. Total kalau satu tahun bisa mencapai Rp 40 milyar lebih,”ulas salah satu orator, Toni Darmanto.

Pada kesempatan yang sama, Filman Ode megungkapkan, masalah galian C bukan kali pertama diributkan oleh masyarakat. Demontrasi dilakukan berkali-kali tetapi belum juga ada respon dari Pemerintah daerah maupun penegak hukum.

BACA JUGA :  Senin Polres Wakatobi Gelar Operasi Zebra, Kasat Lantas: Himbauan Covid-19 Juga Dilakukan

“Gerakan ini sudah tiga kali kami lakukan tetapi bupati tetap saja tidak bisa menemui masa aksi. Saya menduga, Bupati Wakatobi punya kepentingan mensubsidi pesawat ketimbang memikirkan nasib rakyat yang kesulitan mendapatkan material Galian C,”tudingnya.

Untuk diketahui, gerakan tentang timbunan (Galian C) ini sudah tiga kali dilakukan Ampara Sultra. Namun gerakan tersebut tidak mendapatkan respon dari bupati Wakatobi.

Selain karena mahalnya harga timbunan, gerakan Ampara Sultra juga mendesak bupati Wakatobi dan pihak Kepolisian untuk mengambil langkah tegas terhadap pelaku tambang Galian yang beroperasi tanpa ijin dengan dalih pematang lahan.

Dalam gerakan kali ini Ampara meminta agar Pemda Wakatobi mensubsidi galian C yang didatangkan dari luar Wakatobi agar tidak terjadi ekploitasi terhadap bumi Wakatobi.

Laporan : Samidin

Berita Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Populer

Berita Terkini

error: Content is protected !!