Selisih Lima Suara, Incumbent Ditumbangkan Pendatang Baru

oleh -35 Dilihat
oleh
Selisih Lima Suara, Incumbent Ditumbangkan Pendatang Baru

Mubar, Britakita.id

Baitul Makmur adalah salah seorang Calon Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), Daerah Pemilihan (Dapil), II Kabupaten Muna Barat (Mubar), yang berhasil menumbangkan Incumbent.

Calon legislatif nomor urut 2 dari Partai Demokrat itu unggul tipis dari Munawir Dio dengan selisih 5 suara.

Mantan Kepala Desa (Kades), Wakontu itu memperoleh suara sebanyak 720, sementara Munawir Dio 715 suara. Data tersebut berdasarkan hasil hitungan suara disetiap Tempat Pemungutan Suara (TPS).

“Alhamdulilah, berdasarkan hasil formulir C1 Baitul Makmur meraih suara terbanyak dari rival satu partainya, yakni 5 suara,” tegas Darman, salah satu Tim Pemenangan Baitul sapaan karibnya. Selasa, (23/04).

BACA JUGA :  Kembali Diberi Amanah, Sitti Nurianti Daftar Caleg PAN Konawe, Target 5000 Suara

Usai melaksanakan pemilihan beberapa hari lalu tepatnya Rabu 27 April tahuj 2019, dirinya bersama tim, relawan maupun saksi berhasil mengumpulkan formulir C1 di seluruh TPS yang ada di Dapil II.

“Usai pemilihan kami langsung bergerak cepat, dan alhamdulilah berkat kekompakan tim bersama yang lainnya, kami berhasil mengumpulkan data C1,” paparnya.

Selain itu ia mengatakan, tidak bisa dipungkiri proses perhitungan suara sangat menegangkan, karena kedua Caleg yakni Munawir dan Baitul Makmur dalam perebutan suara sangat sengit.

“Berbicara target, kami target 2 kursi untuk Dapil II, akan tetapi setelah diakumulasi perolehan suara secara keseluruhan hanya mencapai 1567,” ungkapnya.

BACA JUGA :  Khamtibmas Pilkada Wakatobi Masih Kondusif, Kapolres: Kerjasama Warga Sangat Kami Butuhkan

Dengan demikian, Baitul Makmur dipastikan akan melenggang di kursi DPRD Kabupaten mewakili Partai Demokrat.

Bukan hanya itu, meski sudah unggul masih kata Darman semua tim dan saksi serta relawan diharapkan, untuk mengawal ketat proses pleno rekapitulasi suara mulai dari tingkat kecamatan hingga kabupaten.

“Saya harap agar tahapan rekapitulasi suara tingkat kecamatan dan kabupaten jauh dari penyimpangan. Kami juga akan tetap kawal proses ini sampai penentuan terkahir,” tutup salah satu dosen di Univeristas ternama yang ada di Kota Kendari.

Laporan: Adam