Nada Perlawanan Mahasiswa Teknik UHO Dalam Demonstrasi Sedarah

oleh -43 Dilihat
oleh
Nada Perlawanan Mahasiswa Teknik UHO Dalam Demonstrasi Sedarah

Kendari, Beritakita.net

Mengenang tragedi September Berdarah (Sedarah) yang merenggut nyawa Randi dan Yusuf Kardawi, mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Halu Oleo (UHO) menggelar unjuk rasa di Markas Kepolisian Daerah (Mapolda) Sulawesi Tenggara (Sultra), Selasa (26/9/2023).

Ratusan mahasiswa Teknik tersebut meminta Polda Sultra untuk menyelidiki dengan cermat hingga tuntas kasus kematian Randi dan Yusuf Kardawi.

Aksi mahasiswa Teknik UHO ini mencakup teatrikal yang digelar di depan kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), menggambarkan kisah tragedi yang terjadi pada 26 September.

BACA JUGA :  Reklamasi Lahan Bekas Tambang, Antam Konut Gandeng IPB dan UHO

Ketua BEM Fakultas Teknik UHO, La Ode Muhammad Ali Sabila menjelaskan bahwa teatrikal tersebut dimaksudkan untuk mengingat kembali tragedi 26 September, di mana dua orang mahasiswa UHO yang sedang memperjuangkan kebenaran harus meregang nyawa.

“Melalui aksi ini, kami ingin menyuarakan pesan bahwa kami masih peduli terhadap tragedi 26 September yang merenggut nyawa dua rekan mahasiswa kami,” ujarnya.

BACA JUGA :  Peringati Hari Pahlawan, Kapolresta Kendari Berikan Pesan Menyentuh Untuk Personelnya

Dia menambahkan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk menunjukkan kepada pemerintah bahwa pelanggaran HAM di Sultra masih ada dan perlu diselesaikan.

“Melalui teatrikal ini, kami ingin menyampaikan kepada pemerintah dan penegak hukum bahwa masih ada kasus pelanggaran HAM yang perlu ditangani di Sultra,” tandasnya.

Dalam demonstrasi yang memperingati Sedarah dan kematian dua mahasiswa UHO ini, situasinya berjalan damai dan terkendali tanpa adanya bentrokan antara mahasiswa dan pihak kepolisian.