NA Anak Pelosok yang Siap Perjuangkan Aspirasi Rakyat

oleh
oleh
NA Anak Pelosok yang Siap Perjuangkan Aspirasi Rakyat

Konawe, Britakita.id

Berangkat dari semangat Demokrasi yang menempatkan rakyat sebagai aktor utama dalam menentukan arah kebijakan Negara kemudian memantik semangat dan keberanian seorang Nderal Almalik SH, anak yang lahir dari pelosok desa Kabupaten Konawe tepatnya Di Desa Tabanggele Kecamatan Anggalomoare, untuk mengibarkan bendera perjuangan melawan sistem yang terbangun jauh dari cita-cita  dan semangat Demokrasi. Yaitu demokrasi yang berpihak pada rakyat bukan berpihak pada konglomerat,  kelompok pengusaha dan elit pemerintahan di daerah.

Terlahir dari rahim anak rakyat yang mempunyai keterbatasan finansial tentunya menjadi kepincangan dalam perjuangan. Namun hal demikian tidak mengurungkan cita-cita beliau untuk memurnikan kualitas demokrasi, yaitu demokrasi tanpa mahar serta money politik.

Gantunglah cita-citamu setinggi langit jika kelak engkau terjatuh maka kau terjatuh diantara bintang yg indah. Demikian Narasi  dari seorang founding Father Soekarno, yang kemudian menjadi kobar semangat seorang anak rakyat yang menginginkan suatu perubahan sistem, yakni sistem kebijakan berpihak kepada Rakyat.

BACA JUGA :  Wujudkan Mimpi Besarkan Gerindra di Sultra, Ketua DPD Gelar Rakorda

Pengalaman berjuang di parlemen jalanan yang kadang disebut sebagai aktifis, tentunya bukanlah hal yang baru bagi beliau untuk berbicara atas nama rakyat dan berjuang untuk rakyat. Hingga sampai saat ini idealisme dan keberpihakannya terhadap Kepentingan Rakyat menjadi investasi dalam melanjutkan perjuangan di Alam Partai Politik.

Bekal Ilmu pengetahuan yang Selesai pada S1 Konsentrasi Hukum Tata Negara dan sekarang sedang menyelesaikan Studi S2 konsetrasi hukum tatanegara di Universitas Muhammadiyah Jakarta, tentunya akan menjadi Amunisi dan referensi ilmiah dalam menyuarakan kehendak rakyat di Parlemen jika diberikan amanah oleh sesama anak rakyat.

BACA JUGA :  Sebut Gerindra Sultra Krisis Kader Pemimpin, Pengamat Politik M Najib Husen Disebut "Asbun"

Ironi Demokrasi yang memberikan hak ekslusif dan meletakkan wakil rakyat dari kalangan Elit Penguasa, dan konglomerat  bertugas sebagai corong kepentingan kelompok dan melanggengkan kekuasaan yang kemudian merusak kinerja sistem demokrasi menjadi kesimpulan mendasar Bagi Nderal Almalik (NA). Untuk melakukan perlawanan terhadap vonis dan opini Publik yang menempatkan rakyat sebagai kelompok follower tanpa memberikan ruang dan kesempatan untuk menduduki posisi strategis dlam menetukan kebijakan (Patronisasi Politik).

Olehnya itu Nderal Almik, salah satu Calon Anggota Legislatif (Caleg) Daerah Pemilihan (Dapil) VI yaitu Konawe, Konawe Utara, dan Konawe Kepulauan. Dengan menggandeng Partai Keadilan Sejahtra (PKS) dengan nomor urut delapan, berkeyakinan menjadi Caleg yang sangat siap memperjuangkan aspirasi rakyat.

Laporan: Muhammad Andry