Masyarakat Keluhkan Bau Busuk yang Diduga dari PT UAM, Kades Wawolahambuti: Iya Benar Berbau

oleh
oleh
Masyarakat Keluhkan Bau Busuk yang Diduga dari PT UAM, Kades Wawolahambuti: Iya Benar Berbau

Konawe, Britakita.Net

Aroma tak sedap yang diduga berasal dari limbah Pabrik Kepala Sawit yaitu PT Utama Agrindo Mas (UAM) yang beroprasi di Desa Wawolahambuti, Kecamatan Pondidaha, Kabupaten Konawe membuat masyarakat sekitar tidak nyaman. Bahkan tiga Desa disekitarnya juga merasakan bau busuk menyengat yang telah terjadi dua bulan terakhir.

Pantaun Britakita.net saat melintas di tiga Desa terdampak bau limbah yaitu Desa Wawolemo, Amesiu dan Tirawuta pada pukul 8:00 wita aroma tak sedap tersebut memang ada. Dimana bau tersebut seperti bau serangga walangsangit.

Setelah melakukan pemantauan dipagi hari, Jurnalis Britakita.net kembali lagi pada Pukul 17:00 wita dan bau tersebut masih tercium jelas. Bahkan saat berkendara bau tersebut sangat terasa bila melintas di tiga Desa tersebut.

BACA JUGA :  Berkunjung di Routa, Pj Bupati Konawe Dorong Perbaikan Infrastruktur

Ina salah satu warga Desa Amesiu membenarkan bau tak sedap tersebut. Bahkan dirinya mengaku bau tersebut darang di Pagi hari, Siang dan Sore hari bahkan malam pun bau tersebut juga muncul.

“Apalagi kalau kuat angin baunya kesihan, itu bau dari Pabrik Kepala Sawit. Dan bau dari Pabrik itu sudah dua bulan terakhir kita rasakan,” kata warga yang juga pedagang sayur.

Hal serupa disampaikan Warga Desa Wawolemo Nani, yang juga merasakan bau limbah dari Pabrik tersebut. Dimana bau tersebut sangat menyengat ketika hujan datang.

BACA JUGA :  Dorong Konawe Sebagai Pusat Peternakan Sapi di Sultra, Bupati Berikan Motivasi Kepada Ratusan Petani Peternak

“Kalau hujan saya tidak tahu mi mau bilang apa busuk sekali. Kita senang ji dia beroprasi itu Pabrik tapi lebih senang lagi kalau tidak ada baunya,” harapnya.

Kepala Desa Wawolahambuti, Hardin yang juga dikonfirmasi Britakita.Net membenarkan bau tak sedap dari Pabrik PT UAM tersebut. Namun menurut Kades aroma tak sedap yang berasal dari Pabrik Kepala Sawit yang telah beroprasi sejak 2019 itu tidak begitu menjadi masalah.

“Kalau dampak tidak ada, tapi kalau bau memang ada itupun nanti pi hujan. Jadi kalau masalah bau tidak masalah ji karena tidak setiap hari kadang-kadang ji,” ujar Kades kepada.

Laporan: Ruddi

Editor: Amar