Mahasiswi IAIN Kendari Jualan Takjil, Raup Keuntungan Ratusan Ribu

oleh -45 Dilihat
oleh
Mahasiswi IAIN Kendari Jualan Takjil, Raup Keuntungan Ratusan Ribu
Ketgam: Syafira Damayanti bersama Azliza dan Jida saat jualan Takjil, Foto: Rizal Saputra/Britakita.net

Kendari, Britakita.net 

Ramadan datang membawa berkah untuk para pedagang. Termaksud mahasiswi yang isi dompertnya tipis diparantauan.

Ketika datang Ramadan, maka kesempatan untuk menambah pendapatan terbuka luas, salah satunya adalah jualan takjil.

Dimomen Ramadan, peluang bisnis kecil-kecilan itu dimanfaatkan beberapa mahasiswi asal Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kendari.

Melihat peluang itu, Syafira Damayanti bersama rekannya Azzliza, Jida dan Fariz tak berpikir panjang untuk menjalankan usaha jualan takjil yang diketahui menjadi incaran kaum mislim saat menjelang buka puasa.

Mahasiswi Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan angkatan 2021, Safira Damayanti mengaku omset perhari yang mereka dapatkan mencapai ratusan ribu.

BACA JUGA :  Kapal Longboat Alami Kecelakaan di Perairan Pasarwajo, Satu Orang Dilaporkan Hilang

“Satu hari diatas 100 ribu, bahkan pernah sampai 170 ribu,” uangkapnya, Jumat, 15 April 2022.

Ia mengaku, keterampilan membuat takjil ini didapatkan oleh orang tuanya saat masih dikampung dan kini telah di implementasikan.

“Saya diajarkan sama mamaku waktu di kampung untuk buat risoles, sekarang ini saya terapkan mi,” beber mahasiswi asal Wakatobi.

Ditempat yang sama, Azliza mengaku awalnya bisnis kecil-kecilan ini muncul saat mereka merasa bosan dengan aktifitas mereka sehari-hari yang hanya mengisi waktunya untuk jam kuliah.

BACA JUGA :  1.030 Pengawas TPS Resmi Dilantik, Pj Wali Kota Kendari Minta Sukseskan Pesta Demokrasi

“Pas kita lagi cerita-cerita, kita menjual saja mumpung bulan puasa toh, dari pada habis dari kampus pulang ke kos duduk-duduk cuman begitu-begitu saja, mending kita buka usaha,” ucapnya.

Tidak hanya itu kata dia, dari hasil penjualan takjil ini nantinya akan dipergunakan untuk keperluan Ramadan seperti membeli baju baru.

“Kalau saya uang ini nanti saya pakai untuk beli baju terus untuk pulang kampung juga,” tuturnya.

Laporan : Rizal Saputra