25.6 C
Kendari
Minggu, Desember 4, 2022

Kunjungi Konawe Selatan, Mentan Syahrul Yasin Limpo Bantu Petani

Konsel, Britakita.net

Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL) mengunjungi areal pertanian sawah Desa Cialam Jaya, Kecamatan Konda, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Jumat malam (19/8/2022).

Dalam Kunjungan Kerja (Kunker) itu Mentan SYL melakukan penanaman padi serentak dan menyerahkan bantuan alat pertanian.

Kendati tiba pada malam hari di Desa Cialam Jaya, SYL tetap melakukan serangkaian kegiatan penanaman padi sekaligus langsung berdialog dengan para petani yang hadir ditempat itu.

Bupati Konsel, H. Surunuddin Dangga, ST., MM dalam sambutannya memaparkan kondisi pertanian di daerahnya kini mencapai luasan 20.495 hektare dan untuk Kecamatan Konda 1.391 hektare.

Sedangkan untuk di Desa Cialam Jaya seluas 175 hektare. Luas tanam eksisting Kabupaten Konsel 37.737 Kecamatan Konda 2.282 hektare, produktivitas 4,3 ton per hektare, indeks pertanaman padi IP 200.

Surunuddin mengungkapkan, sejak kepemimpinannya, Konsel sudah memulai meregenerasi pelaku pertanian dengan melibatkan petani milenial yang tersebar diseluruh wilayah kecamatan.

Tak hanya itu, Konsel juga sudah mampu mewujudkan swasembada pangan seperti padi beras, telur dan ayam serta sapi pedaging

“Kami di Konsel sudah melakukan regenerasi yang melibatkan petani milenial, bahkan kami juga sudah surplus pangan dimana beras tidak hanya menyuplai dan dibeli warga Kota Kendari namun, juga dibeli warga lintas provinsi yakni Sulawesi Selatan (Sulsel) walaupun kami akui, masih banyak kekurangan yang belum terpenuhi,” paparnya

BACA JUGA :  PGRI Konsel Kutuk Kasus Siswa Keroyok Guru Honorer di Konsel, Dinilai Merendahkan Martabat Guru 

Mantan Ketua DPRD Konsel itu juga mengungkapkan, daerah yang dipimpinnya saat ini sudah menjadi penyuplai telur, ayam, dan sapi serta dukungan potensi unggulan perkebunan kelapa sawit, dan kelapa, porang, kopi.

Dengan kondisi tersebut, saat ini di daerahnya menjadi incaran sejumlah investor yang tertarik untuk mendirikan pabrik pengolahan kelapa dan tepung tapioka yang saat ini sudah mulai berjalan.

Sementara itu, Gubernur Sultra H. Ali Mazi, dalam sambutannya menjelaskan, gambaran krisis pangan dunia akan melanda yang diprediksi bakal mengguncang namun, Indonesian.

Kendati demikian kata Ali Mazi, Sultra optimis mampu melewati krisis, karena hasil pertanian di Bumi Anoa sudah mampu menjadi penyuplai pangan bahkan melakukan ekspor ke luar negeri.

“Dengan hasil pertanian yang terus meningkat setiap tahun dan potensi luasan areal pertanian yang cukup luas kami yakin Indonesia khususnya Sultra akan mampu melewati krisis pangan bahkan bisa menjadi penyuplai pangan,” akunya

Kader Nasdem itu juga mengungkapkan potensi keunggulan Kabupaten Konsel yang dipimpin H.Surunuddin Dangga tak hanya memiliki potensi pertanian namun, Konsel terus berkembang dengan keragaman suku dan etnis

BACA JUGA :  Putra Gubernur Sultra Tunjuk Aliyadin Koteo Pimpin KNPI Konsel 

“Kabupaten Konsel memiliki kekayaan potensi dan hasik pertanian yang dihuni oleh banyak suku etnis yang kami juluki Indonesia mini dan mampu hidup rukun dalam membangun daerah selama ini,” ujarnya.

Dalam sambutannya Menteri Pertanian SYL mengajak seluruh kepala daerah, TNI dan Polri untuk sungguh – sungguh dan terlibat langsung dalam peningkatan produktivitas pertanian untuk mewujudkan pangan nasional yang kuat.

Dihadapan ratusan petani dan kelompok tani dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Provinsi dan Kabupaten Konsel, menteri yang akrab dengan SYL itu memerintahkan bawahannya untuk memperhatikan Sulawesi Tenggara khususnya Kabupaten Konsel.

“Mari pak Gubernur, Bupati dan Walikota serta kepolisian dan TNI kita bertani dan saya minta pihak perbankan BNI, BRI bantu petani untuk permodalan,” pungkasnya.

Sebagai informasi, Kunker Mentan SYL itu juga dihadiri langsung oleh Gubernur Sultra H. Ali Mazi, SH, Ketua DPRD Sultra H. Abdurrahman Saleh, SH serta sejumlah perwakilan Bupati dan Walikota se-Sulawesi Tenggara.

Sedangkan, total bantuan dari Kementerian Pertanian untuk Sulawesi Tenggara tahun ini sebesar Rp.127.332.730 dan untuk Kabupaten Konsel sebesar Rp.8.387.500.

Laporan : Hamka Dwi Sultra

Berita Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Populer

Berita Terkini

error: Content is protected !!