28.3 C
Kendari
Rabu, November 30, 2022

Biadab! Pria di Baubau Cabuli Remaja Penyandang Disabilitas, Terancam Penjara 15 Tahun

Baubau, Britakita.net

Seorang pria berinisial LK (32) dibekuk Tim Resmob Polsek Wolio atas dugaan pencabulan anak dibawah umur di Kecamatan Wolio, Kota Baubau, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra).

Saat kasus ini terbongkar, korban yang merupakan remaja perempuan penyandang disabilitas ini mengaku telah berulang kali dicabuli pelaku.

Kasus ini sendiri terbongkar setelah korban yang masih berusia 14 tahun ini seharian tidak pulang ke rumah dan keluarga melakukan pencarian.

Dalam pencariannya ini, kerabat korban melihat korban dibawa oleh seorang pria. Berbekal informasi tersebut dugaan hilangnya korban dilaporkan ke Polsek Wolio.

Kapolres Baubau, AKBP Erwin Pratomo mengungkapkan usai dibawa pelaku LK, korban mengirimkan pesan singkat kepada keluarganya tentang keberadaannya.

Tidak hanya melaporkan posisinya, korban secara diam-diam melaporkan tindakan pelaku pada keluarganya melalui pesan singkat.

BACA JUGA :  Jurnalis di Kendari Dianiaya Satpol PP Saat Liput Demo Penolakan Anak Gubernur Jadi Ketua HIPMI Sultra

“Kemudian korban menginformasikan kepada pihak keluarga keberadaannya dan mengirim foto pelaku,” ungkap AKBP Erwin Pratomo, Rabu, 25 Mei 2022.

Atas informasi dari korban itu, pihak keluarga langsung melaporkan kepada aparat kepolisian, selanjutnya bersama kerabat korban untuk mendatangi lokasi pelaku.

Di lokasi tersebut, polisi melakukan penggerebekan. LK dan korban ditemukan berada di dalam kamar, dengan LK hanya mengenakan sarung.

“Pengakuan korban bahwa pelaku sudah sering menyetubuhinya berulang kali,” ungkap AKBP Erwin Pratomo.

Korban juga mengaku dirinya mengalami trauma dan rasa sakit bada beberapa anggota tubuhnya, seperti di paha belakang.

“Akibat kejadian tersebut korban mengalami rasa sakit pada bagian belakang paha serta korban mengalami luka memar pada bagian leher,” lanjut AKBP Erwin Pratomo.

BACA JUGA :  Tendang Polisi Hingga Tersungkur, Pelaku Pencabulan di Muna Barat Kabur Saat Dibawa ke Polsek Sawerigadi

Atas perbuatannya, LK dikenakan dugaan tindak pidana Persetubuhan dan Pencabulan terhadap anak di bawah umur sebagaimana dimaksud dalam Pasal 81 ayat 1.

Selain itu juga Pasal 76 D UU RI No. 17 tahun 2016 ttg penetapan peraturan pemerintah pengganti UU RI No. 1 tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UU RI No. 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak menjadi UU.

“Pelaku saat ini ditahan di ruang tahanan Mapolsek Wolio, ia dijerat dengan Undang-undang Perlindungan Anak dengan ancaman maksimal 15 tahun penjara,” tutup AKBP Erwin Pratomo.

Laporan: Adh / Editor: Up

Berita Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Populer

Berita Terkini

error: Content is protected !!