25.4 C
Kendari
Senin, Desember 5, 2022

Bertekad Tingkatkan Kualitas Layanan Hidup Setiap Anak, Pemkab Koltim Dorong Sistem Pembangunan Berbasis Hak Anak

Koltim, Britakita.net

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kolaka Timur (Koltim) memastikan akan terus meningkatkan layanan kualitas hidup setiap anak di daerah tersebut.

Hal ini ditegaskan Pj Bupati Koltim Sulwan Aboenawas, saat membuka sosialisasi penguatan jejaring antar lembaga penyedia layanan peningkatan kualitas hidup anak di Aula Kantor Camat Lalolae, Senin (6/6/2022).

Sulwan menuturkan, anak merupakan generasi penerus dan potensi bangsa, perlu dilindungi dan dipenuhi hak-haknya agar dapat hidup, tumbuh dan berkembang dalam suatu lingkungan yang layak.

Kehadiran Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang perubahan atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak merupakan aturan hukum di indonesia untuk mewujudkan amanat memenuhi kebutuhan hak-hak anak.

“Dewasa ini masih banyak kasus anak, mulai dari kekerasan terhadap anak, baik kekerasan fisik maupun mental serta eksploitasi terhadap anak,” terang Sulwan.

Menurutnya, masalah tersebut menjadi tantangan bagi pemerintah dalam melaksanakan pemenuhan hak anak dan memberikan perlindungan anak.

BACA JUGA :  Hadir di Koltim, Andi Sumangerukka Melepas Rindu dengan Masyarakat

Untuk mengatasi semua permasalahan tersebut, maka perlu upaya bersama pemerintah dan seluruh lapisan masyarakat.

Hal ini dapat diwujudkan dengan system pembangunan keamanatan dan pembangunan berbasis hak-hak anak sesuai konversi hak anak dan ratifikasi hak anak.

“Kegiatan hari ini merupakan komitmen Pemerintah Kolaka Timur untuk meningkatkan layanan kualitas hidup anak, dengan melibatkan seluruh elemen masyarakat,” ujar Sulwan.

Untuk peran serta masyarakat ini misalnya dapat berbentuk pemberdayaan kehidupan keluarga atau masyarakat sekitar, seperti melaksanakan program bersama.

“Diantaranya seperti penyediaan fasilitas, penyediaan layanan tumbuh kembang dan perlindungan anak atau penyediaan dana” jelas Sulwan.

Dirinya berharap, kegiatan ini meningkatkan pengetahuan masyarakat khususnya aparat desa guna mewujudkan daerah dengan sistem penbangunan berbasis hak anak.

Melalui pengintegrasian komitmen dan sumber daya pemerintah, masyarakat, dunia usaha dan media yang terencana secara menyeluruh dan berkelanjutan dalam kebijakan.

BACA JUGA :  Aksi Heroik Andi Ady Aksar, Selamatkan Ibu Hamil di Jalan Berlumpur

Selain itu, program dan kegiatan untuk menjamin pemenuhan hak anak dan perlindungan anak serta meningkatkan kesejahteraan anak.

Sulwan juga menjelaskan, kewajiban dan tanggung jawab terhadap perlindungan anak dilaksanakan melalui kegiatan peran masyarakat penyelenggaraan perlindungan anak.

Hal itu dengan melibatkan organisasi kemasyarakatan, akademisi, dan pemerhatian anak, lembaga perlindungan anak, lembaga kesejahteraan sosial, lembaga pendidikan, media, dan dunia usaha.

Orang nomor satu Koltim juga menegaskan, pentingnya peran media guna penyebarluasan informasi dan materi edukasi yang bermanfaat dari aspek sosial, budaya pendidikan, agama, dan kesehatan anak.

Pemenuhan hak-hak anak harus menjadi prioritas dan upaya konkrit bersama secara terpadu muiai dari keluarga, masyarakat dan pemerintah di semua bidang.

“Satukan potensi dan realisasi semua sumber daya yang ada dalam upaya memenuhi hak-hak anak tanpa diskriminasi,” pungkas Sulwan.

Laporan Redaksi

Berita Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Populer

Berita Terkini

error: Content is protected !!