Konawe, Britakita.Net
Sebanyak 3.600 dosis vaksin Corona Virus Desease 19 (Covid-19) tiba di Kabupaten Konawe tepatnya di Kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Konawe Provinsi Sulawesi Tenggara pada Hari Selasa (12/01/2020).
Dari pantauan awak media ini, proses pendistribusian vaksin menggunakan mobil ambulance serta di kawal ketat oleh pihak kepolisian.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Tenggara, dr. Muhammad Ridwan mengatakan tahap pertama pendistribusian vaksin tersebut dilakukan untuk daerah-daerah yang masuk dalam kategori penyangga Provinsi.
“Untuk tahap pertama ini diberikan kepada penyangga Provinsi dalam hal ini Konawe, Kota Kendari dan Provinsi sendiri” ujarnya di hadapan awak media.
Sedangkan tahap berikutnya, lanjut pria yang akrab disapa dr. Ridwan ini, pihaknya menunggu instruksi lebih lanjut dari Departemen Keseheatan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
“Sekarang keluar vaksin dari Provinsi itu sekitar 8.000-an, sudah keluar dua Kota (Kendari) dan Kabupaten (Konawe), nanti tahap berikutnya nanti kita menunggu dari Departemen Kesehatan lagi karena inikan bertahap” lanjut dr. Ridwan.
Selain itu, Kabupaten Konawe kebagian kuota sebanyak 3.600 dosis vaksin yang akan dibagi dalam dua kali pembagian kepada masyarakat.
Lebih lanjut, teknis pemberian vaksin ini nantinya bakal dilakukan penyuntikan pertama lalu penyuntikan kedua akan dilakukan setelah empat belas hari.
Tenaga kesehatan juga merupakan salah satu sasaran tahap pertama pemberian vaksin Covid-19 ini yang baru saja tiba ini.
Ditempat yang sama, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Konawe, drg. Mawar Taligana mengatakan pemberian vaksin akan mulai dilakukan Hari Kamis (14/01/2021), penyuntikan vaksin pertama kali dilakukan kepada 10 orang yang telah ditentukan.
“Jadi yang hadir itu semua, Forkopimda, Kapus, jadi launching itu sepuluh dulu, sepuluh orang itu kita sudah ada data, kami sudah kirim mulai dari tokoh lintas agama, lanjut pimpinan daerah, kemudian dari Kejaksaan, dari PMI, itu sudah ditentukan pusat” katanya
Juga menegaskan, untuk tahap pertama pemberian vaksin ini menyasar tenaga kesehatan (nakes).
“Kalau data sudah ada, karena yang pertama ini nakes (tenaga kesehatan) dulu, dikasih nakes dengan pelayanan publik” pungkasnya.
Laporan : Arman T
Editor: Amar





