Kendari, Britakita.id
Protes ratusan pedagang yang menolak penertiban pasar panjang, tak membuat nyali Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) ciut untuk tetap kekeh melakukan penertiban Pasar Panjang yang terletak di Bonggoeya Kota Kendari itu, demi menjalankan tugasnya sebagai penegak Peraturan Daerah (Perdah). Bahkan Satpol PP menghimbau kepada seluruh pedagang untuk tidak menghalangi-halangi kerja Satpol PP karena dalam waktu dekat pihak Satpol PP akan kembali melakukan penertiban.
Hal tersebut ditegaskan oleh Kasatpol PP AmirHasan saat ditemui Britakita.id usai menghadiri pelantikan Walikota Kendari, di Kantor Gubernur Sultra. Dimana dirinya mengatakan bahwa apapun yang terjadi pasar panjang akan tetap ditertibkan, meskipun para pedagang melakukan penolakan dengan cara apapun. “Kalau mau jujur banyak keluarga, teman yang menjual disana. Tapi mau diapa kita bekerja harus profesional apa yang menjadi tugas kita harus dilakukan apapun resikonya,” tegasnya.
Lanjut Kasat, jika menuruti kemauan para pedagang dengan menjadikan semua tempat pasar pasti akan semberawut. Sementara Pemkot Kendari telah menyiapkan menyiapkan pasar Wuawua atau pasar baru, yang biayanya sangat terjangkau bahkan digratiskan setahun penggunaannya. “Apalagi yang kurang dari pemerintah, pedagangnya saja yang keras kepala,” ujarnya.
Dirinyapun menghimbau kepada seluruh pedagang yang tetap pada pendiriannya menjadikan pasar penjang, itu sebagai lokasi mereka mencari uang. Karena sudah sangat melanggar aturan Pemkot Kendari, dimana wilayah itu tidak diperuntukkan untuk dijadikan pasar. “Sebenarnya kalau pedagang itu berfikir pasti dia akan ikuti aturan yang ada. Karena bila mereka keluarkan modal banyak-banyak dilokasi yang salah pasti akan rugi karena kita akan gusur, kalau kami gusur pasti yang rugi mereka,” tutupnya.
Untuk diketahui para pedagang Pasar Panjang melakukan aksi turun kejalan untuk menghalangi Satpol PP Pemkot Kendari melakukan penggusuran di lapak para pedagang, karena diketahui keberadaan para pedagang telah melanggar Perda Pemkot Kendari. Dimana aksi para pedagang yang diperkiran diikuti oleh ratusan pedagang berhasil menghentikan penertiban tersebut. (dam/bk)





