Konawe, Britakita.Net
Menuju kemandirian Desa menjadi salah satu tujuan Pemerintah Desa (Pemdes) mendapatkan perhatian khusus dari Pemerintah Pusat dalam hak ini Presiden RI, Joko Widodo, dan bentuk perhatian tersebut dengan pemberian anggaran pembangunan Desa. Perhatian khusus tersebut kemudian diamanfaatkan dengan baik seluruh Desa di Indonesia salah satunya Desa Tani Indah, Kecamatan Kapoiala, Kabupaten Konawe, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra).
Alhasil kini Desa Tani Indah kini menjadi salah satu Desa di Kabupaten Konawe yang memiliki infrastruktur yang baik. Dan tentunya hal tersebut tidak akan terwujud tanpa tangan Muh. Juslan Kepala Desa (Kades) Tani Indah, yang berkomitmen menjadikan kepantingan Desa adalah perioritas dibanding kepentingan Pribadiya demi terwujudkan Desa Mandiri.

Dua Periode menjabat sebagai Kepala Desa tentu menjadi cerminan bahwa masyarakat Desa Tani Indah telah mempercayai Muh. Juslan menjadi Nahkoda Pemdes Tani Indah. Dan Kepercayaan masyarakat pun dibuktikan oleh Kades dengan memberikan yang terbaik untuk Desa dan masyarakat Desa.
“Allhamdulillah sudah Dua Periode saya dipercaya oleh masyarakat, dan kenapa sampai saat ini saya masih dipercaya karena saya selalu transparan kepada masyarakat. Dan yang terpenting adalah kita bekerja harus merasa selalu diawasi oleh sang maha pencipta, agar apa yang selalu kita kerjakan hasilnya baik,'” katanya.
Transparansi pengelolaan anggaran Pemdes Tani Indah, ditunjukkan pada pengelolaan anggaran Dana Desa Tahun 2021 baik yang berasal dari APBN dan APBD. Dimana Kades Tani Indah ini selalu melibatkan masyarakat dalam penggunaan dana tersebut.

“Untuk Tahun 2021 Jumlah Pendapatan itu Rp. 1.438.638.726 yang terdiri dari Dana Desa yang berasal dari APBN ditambah dengan Koreksi belanja tahun sebelumya Rp. 837.928.826 dan juga ADD tahun 2021 Rp. 247.088.500,” rincinya.
Untuk peruntukan dana tersebut telah dibagi menjadi enam item kegiatan diantaranya Penyelenggaraan Pemerintah sebesar Rp. 514.536.400, kedua Pelaksanaan Pembangunan Desa sebesar Rp. 617.258.500, ketiga Pembinaan Masyarakat Desa sebesar Rp. 29.442.500, keempat Pemberdayaan Masyarakat Desa Rp. 39.764.000, kelima Rp. Penanggulangan Bencana, Mendesak sebesar Rp. 125.549.000 dan terakhir Pembiayaan Bumdes Rp. 112.088.326.

” Untuk saat ini yang sudah kami lakukan itu Peningkatan Jalan Desa dengan anggaran Rp. 201.340.000 dengan pekerjaan jalan sepanjang 1500 meter yang bertempat di Dusun I, II dan III. Dan ini pekerjaanya sudah 100 persen, dan masih ada pembangunan sistem pembuangan air limbah (SPAL) yang akan kami leksanakan dalam waktu dekat,” katanya.
Pria yang dikenal murah senyum itu juga menjelaskan Pemdes telah melaksanakan penyerahan Bantuan Langsung Tunai tahap pertama kepada 18 Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Yang baru saja dilakukan beberapa waktu lalu, dimana pemberian BLT dilakukan di balai Desa Tani Indah.

“Untuk penerima BLT saat ini sudah berkurang, dan setiap tahun berkurang. Kenapa demikian karena kami sangat selektif memberikan BLT kepada masyarakat. Karena sesuai dengan amanah Pemerintah Pusat BLT harus diterima oleh mereka betul-betul yang membutuhkan,’ tutupnya.
Laporan: Rudi
Editor: Amar






