Konsel, Britakita.net
Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Konawe Selatan (Konsel) menggelar diskusi bersama media massa, Kamis 14 Juli 2022.
Diskusi yang diikuti oleh masing-masing perwakilan media massa yang bertugas di wilayah Konsel itu digelar di salah satu hotel yang ada di Konsel.
Ketua Bawaslu Konsel, Hasni mengatakan bahwa peran dan partisipasi media massa dalam menyongsong pemilu dan pilkada serentak 2024 sangat penting.
“Dalam penyelenggaran pemilu peran dan partisipasi media, dan partisipasi masyarakat sangat penting,” ujar Hasni.
Olehnya itu, Bawaslu Konsel lebih awal melaksanakan kegiatan diskusi media dengan tema “Komunikasi Efektif dan Peran Media Massa Dalam Menyongsong Pemilu dan Pilkada Serentak tahun 2024”
Selain itu, Kordiv HPPPS Bawaslu Konsel, Awaludin Awal Kurniawan menjelaskan, bahwa ada beberapa hal yang penting terkait sinergitas bersama media massa.
Pertama, Bawaslu sebagai jabatan publik harus menjalankan fungsi kehumasan untuk memenuhi kebutuhan informasi masyarakat.
“Juga diberi kewenangan untuk mengelola keterbukaan informasi publik. Namun berkaitan dengan informasi ada yang dikecualikan, dalam hal penanganan pelanggaran pemilu yaitu terkait dengan dokumen-dokumen. Selain dari itu, semua informasi dapat di akses oleh teman-teman media dan masyarakat,” jelasnya.
Berikutnya, fungsi pengawasan partisipatif, media massa sangat berperan sebagai pengawasan partisipatif dalam hal pencegahan hoax atau berita bohong, money politik (politik uang) serta pencegahan pelanggaran lainnya.
“Serta fungsi sosialisasi, disini peran media sangat penting dalam hal penyebaran informasi tugas-tugas Bawaslu kepada publik. Karena, semua informasi jika media yang menyebarluaskannya maka akan cepat dan mudah diakses oleh masyarakat,” ungkapnya.
Sementara itu narasumber diskusi, Arafat SE MM mengungkapkan, bahwa fungsi media massa sangat berperan dalam menghantarkan informasi untuk mengambil keputusan.
Selain itu, berfungsi sebagai pemberi informasi kepada masyarakat umum secara tepat waktu. Serta dapat memperjelas permasalahan yang dihadapi melalui pesan-pesan kepada masyarakat.
“Juga berfungsi sebagai pemberi pendidikan kepada masyarakat dalam melewati beragam macam saluran informasi,” tambahnya.
Laporan : Hamka Dwi Sultra






