Dugaan KKN, AMIN Sultra akan Lapor Bapenda dan CV Swara Mahardhika di Kejari

oleh
oleh
Dugaan KKN, AMIN Sultra akan Lapor Bapenda dan CV Swara Mahardhika di Kejari

Kendari, Britakita.net

Aliansi Masyarakat Indonesia Menggugat (AMIN) Sultra menemukan kejanggalan pada kontrak kerja CV. Swara Mahardhika penyedia Cleaning Servis dengan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Sultra. Atas hal tersebut AMIN Sultra akan melaporkan Bapenda Sultra atas dugaan Kongkalikong ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Kendari.

Hal tersebut diungkapkan Direktur AMIN Sultra, Muh. Andriansyah Husen yang dikonfirmasi media ini, dirinya menyebut telah menemukan kontrak kerja antara CV. Swara Mahardhika dengan Bapenda Sultra. Dimana dalam kontrak tersebut terlihat sangat jelas adanya dugaan permainan yang dilakukan Bapenda Sultra untuk menunjuk CV. Swara Mahardhika sebagai Pemenang penyedia Jasa Cleaning Servis.

“ Kentara sekali pemenangnya sudah diatur diawal, dan ini tindakan yang sangat mempermalukan Kepemimpinan Gubernur Andi Sumangerukka,” katanya.

BACA JUGA :  Musda I KM Bulukumba Kota Kendari Jadi Momentum Perkuat Persaudaraan Warga Bulukumba

Lanjut pria akrab disapa Binggo itu, atas dugaan tersebut dirinya akan melaporkan hal tersebut di Kejari Kendari. Dengan menunjukkan seluruh bukti-bukti dugaan permainan pemenang Jasa Cleaning Servis dengan anggaran Rp 636 juta.

“Tidak usah saya sebutkan secara detail, nanti saya jelasakan semuanya pada laporan kami di Kejaksaan dan seluruh bukti akan kami serahkan ke pihak Kejaksaan,” tegasnya.

Sebelumnya media ini melakukan konfirmasi ke Kepala Plt Bapenda Sultra La Ode Mahbubdiruangannya terkait dugaan KKN yang dituduhkan oleh AMIN Sultra, dirinya membantah atas tuduhan tersebut. Karena dirinya telah yakin sudah melakukan proses lelang Jasa Cleaning Servis dengan baik dan benar sesuai aturan yang berlaku.

BACA JUGA :  Kepsek SDN 61 Kendari Dinilai Tak Peduli dengan Kesehatan Muridnya

“Sudah kami lakukan sesuai aturan melalui E-Katalog, meskipun saya sempat salah bicara media bahwa itu melalui proses lelang itu karena saya baru di Bapenda ini tapi sudah diluruskan sama pejabat kami,” katanya, Kamis (21/5/2026)

Terkait dugaan Nepotisme, mantan Kepala Samsat Konawe Kepualuan itu mengatakan dirinya mencari penyedia yang siap secara finansial karena gaji karyawan Cleaning harus dibayar tepat waktu. Karena uang pencairan di Bapenda Sultra itu dilakukan diakhir bulan.

“Kalau sudah waktunya dibayar terus pencairan di Bapenda belum selesai Penyedia ini siap menutupi dulu, selain itu penyedia juga siap menawar dengan harga terendah,” kata Plt Bapenda diruangannya.