Dibangun 2022 Anggaran Miliar Rupiah, Bangunan Dinkes Sultra Belum Bisa Digunakan

oleh -47 Dilihat
oleh
Dibangun 2022 Anggaran Miliar Rupiah, Bangunan Dinkes Sultra Belum Bisa Digunakan

Kendari, Britakita.net

Anggaran Miliaran Rupiah Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) jadi diduga sia-sia pada pembangunan gedung Balai Laboratorium (Lab) Kesehatan milik Unit Pembantu Teknis Daerah (UPTD) Dinas Kesehatan (Dinkes) Sultra. Pasalnya gedung yang dikerja mulai tahun 2022 lalu belum bisa digunakan, bahkan Pemprov masih menganggarkan pembangunan gedung tersebut hingga tahun 2024.

Pantauan media ini dari luar gedung terbebut masih dalam keadaan baik, terlihat juga spanduk selamat datang tim Asesmen Komite Akreditasi Nasional (KAN) tahun 2023. Namun saat mengecek ke dalam gedung, terlihat sejumlah Palfon dalam kondisi rusak.

BACA JUGA :  Tak Sesuai Prediksi, Imam Sholat Jumat Batalkan Ibadahnya Untuk Menangkap Pencuri

Dari penelusuran awak media, tahun 2022 lalu bangunan tersebut merupakan gedung PCR yang di bangun oleh Dinkes Provinsi untuk penaganan Covid-19 kala itu.

Dibangun 2022 Anggaran Miliar Rupiah, Bangunan Dinkes Sultra Belum Bisa Digunakan
Kondisi dalam gedung Balai Laboratorium (Lab) Kesehatan milik Unit Pembantu Teknis Daerah (UPTD) Dinas Kesehatan (Dinkes) Sultra.

Kemudian di tahun 2023, Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Sultra, kembali digelontorkan untuk rehab gedung tersebut.

BACA JUGA :  Demo di Kejagung RI, Massa Minta Tiga Eks Kepala Syahbandar Molawe Diperiksa

Berdasarkan informasi melalui halaman informasi Layanan Pengadaan Secara Elektornik (LPSE) Sultra, diketahui nama kegiatan yakni Fisik Pengembangan Ruang Bio Safety Level II dengan anggaran kurang lebih Rp1 Miliar yang mana pada tanggal 28 Agustus 2023, CV Kerhin Rezkytama merupakan perusahaan pemenang tender pekekerjaan konstruksi itu.

Ironisnya, selain tidak pernah di fungsikan sampai saat ini, kondisi pekerjaan konstruksi rehab gedung itu justru sangat memperihatinkan. Pihak CV Kerhin Rezkytama yang coba di konfirmasi masih enggan menemui awak media untuk melakukan klarifikasi pengerjaan gedung tersebut.