Breaking News
light_mode
Beranda » Sultra » Konawe Kepulauan » Camat: Berbulan-bulan Tidak Ada BBM di APMS Roko-roko, Ternyata BBM Jatah Disini Dijual di Wilayah Lain

Camat: Berbulan-bulan Tidak Ada BBM di APMS Roko-roko, Ternyata BBM Jatah Disini Dijual di Wilayah Lain

  • account_circle Admin Britakita.net
  • calendar_month Sab, 27 Agu 2022
  • visibility 15.285

Konkep, BritaKita.net

Camat Wawonii Tenggara, Kabupaten Konawe Kepulauan (Konkep) Iskandar mengaku geram saat mengetahui jika Bahan Bakar Minyak (BBM) yang seharusnya dikirimkan ke wilayahnya, malah dijual di wilayah lain.

Kegeraman Iskandar tersebut diungkapkannya saat mengomentari soal temuan jika pengelola Agen Premium Minyak Solar (APMS) Roko-roko diduga melakukan pelanggaran distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi.

Pasalnya, BBM jenis pertalite itu ketahuan dibongkar dan diperjualbelikan diluar APMS dan bahkan ditempat terpencil, di belakang sebuah Gudang Tabung Gas LPG pada Minggu 21 Agustus 2022 lalu.

Gudang itu ditengarai milik PT Tenri Putri Tarigasindo (grup usaha pemilik APMS Roko-roko) di Desa Pasir Putih, Kecamatan Wawonii Barat, Kabupaten Konawe Kepulauan (Konkep).

Padahal seharusnya, BBM tersebut dibongkar dan diperjualbelikan di APMS Roko-Roko dengan nomor 76.933.18 yang berada di Kecamatan Wawonii Tenggara, Kabupaten Konkep.

Kepada awak BRITAKITA.net, Iskandar mengungkapkan jika sudah beberapa bulan BBM untuk APMS di Desa Roko-Roko tidak pernah masuk.

“Sudah lama tidak masuk BBM di Roko-Roko mungkin karena kondisi jalan rusak,” kata Iskandar. (23/8/2022).

Mantan pelaksana Desa Teporoko itu juga menuturkan, kondisi jalan rusak yang disampaikan pengelola APMS Roko-roko, sebagai alasan penjualan diluar APMS disebutnya hanya dalih untuk menutupi dugaan pelanggaran.

Sebab, kata Iskandar, jika pengelola APMS serius ingin mendistribusikan BBM hingga ke Roko-roko, pihaknya tentu siap membantu untuk mencarikan rute lain, karena jalanan ke wilayah yang dipimpinnya itu memang rusak berat.

“Jika memang terkendala di akses jalan, tetapi masih ada solusi lain yaitu lewat laut. Kalau memang mereka menggunakan jalur laut pasti BBM saat ini sudah ada di AMPS,” ungkap Iskandar.

Namun dirinya menilai, pengelola APMS terkesan tidak serius dalam melakukan distribusi. Dirinya menduga pengelola sengaja tidak mendistribusikan BBM ke Roko-roko karena sengaja ingin dijual ke wilayah lain.

“Pihak APMS terkesan tidak mau ambil pusing. Maknanya mereka hanya berpikiran antar BBM hanya bisa lewat darat saja. Sampai sekarang ini saya belum diinformasikan soal BBM ternyata dialihkan (ke wilayah lain),” tegas Iskandar.

Tidak hanya camat, kondisi kelangkaan BBM juga dikeluhkan warga Desa Roko-Roko yang mengaku terganggu aktifitasnya akibat tidak adanya BBM diwilayah tempat tinggalnya itu.

Ia juga membenarkan jika sudah lama BBM tidak di pasok ke APMS Roko-roko. parahnya pihak pengelola tidak dapat memberikan solusi agar BBM dapat sampai di Roko-Roko.

“Lama sekali ini BBM tidak masuk di Roko-roko ada mi kayaknya tiga bulan lebih, baru tidak alternatifnya mereka bagimana mereka bisa mengantar di sini,” singkat warga yang minta namanya tidak ditulis.

Sementara itu, menanggapi dugaan “penyelewengan” distribusi BBM di APMS Roko-roko, Direktur PT. Tendri Pulau Wawonii (TPW), Ady Faisal Prawidya menyebut dalih kondisi jalan adalah alasan sepihak dari pengelola APMS.

Ady Faisal Prawidya mengatakan jika akses menuju AMPS Roko-Roko tidak bisa di lalui kendaraan BBM, maka seharusnya pengelola APMS meminta bantuan Pemerintah Daerah (Pemda).

Faisal yang akrab disapa Ical ini mengaku, dirinya pernah mengalami kondisi yang sama. Solusinnya waktu itu, lewat jalur laut dengan cara bersurat ke Pemda untuk meminjam pelabuhan GKP dalam proses bongkar muat BBM.

“Selanjutnya Pemda menyurat ke pihak Syahbandar, nanti pihak syahbandar yang berkomunikasi dengan pihak GKP bahwa hal ini adalah kepentingan orang banyan,” jelas Ical .

Selain itu, Ical juga menegaskan, jika memang karena alasan jalan akses menuju APMS tidak bisa di lewati kendaraan BBM, maka pihak BBM seharusnya menunda untuk mengerluarkan atau memasok BBM.

“Saya rasa pihak BBM tau soal pending. Mending tidak ada sama sekali BBM dari pada terjadi sesuatu yang tidak kita inginkan, seperti halnya kebakaran,” pungkas Ical.

Laporan : Aan Ahmad

  • Penulis: Admin Britakita.net

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bacalon Walikota Kendari SKI Ambil Formulir di Partai Nasdem

    Bacalon Walikota Kendari SKI Ambil Formulir di Partai Nasdem

    • calendar_month Sab, 20 Apr 2024
    • account_circle redaksi
    • visibility 580
    • 0Komentar

    Kendari, Britakita.net Bakal Calon Wali Kota Kendari Siska Karina Imran (SKI) mengambil formulir pendaftaran Calon Wali Kota Kendari di partai Nasdem Kota Kendari, di Jalan Ahmad Yani Wua-wua, Sabtu (20/4/2024). Pengambilan formulir diwakili oleh Liaison Officer (LO) Bahar bersama tim SKI lainnya kemudian diterima oleh Sekretaris Nasdem Kota Kendari dan panitia penjaringan. LO SKI Bahar […]

  • Walikota Kendari Berbagi Kebahagiaan di Bulan Suci Ramadhan

    Walikota Kendari Berbagi Kebahagiaan di Bulan Suci Ramadhan

    • calendar_month Sel, 4 Mar 2025
    • account_circle redaksi
    • visibility 499
    • 0Komentar

    Kendari, Britakita.net Safari Ramadan Perdana, Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari salurkan 100 paket Sembilan Bahan Pokok (Sembako) di Kelurahan Sambuli, Kecamatan Nambo, Kota Kendari, Senin (3/3/2025). Paket sembako tersebut diserahkan langsung oleh Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran yang didampingi Wakil Wali Kota, Sudirman, Sekda Kota Kendari, Amir Hasan, Forkopimda serta sejumlah OPD Pemkot Kendari. Pada […]

  • Cari Nafkah di Sungai, Warga Koltim di Terkam Buaya

    Cari Nafkah di Sungai, Warga Koltim di Terkam Buaya

    • calendar_month Ming, 15 Okt 2023
    • account_circle redaksi
    • visibility 1.964
    • 0Komentar

    Kendari, Britakita.net Seorang warga Desa Pekorea, Kecamatan Aere, Kabupaten Kolaka Timur (Koltim), Marzuki (48), menjadi korban tragis saat mencari nafkah untuk keluarganya dengan mencari ikan di Sungai Wungguloko pada Minggu (15/10/23). Kejadian naas tersebut terjadi sekitar pukul 16.00 Wita. Kejadian ini menandai serangan mematikan seekor buaya, yang dianggap sebagai “raja sungai” oleh masyarakat setempat. Kepala […]

  • Dekranasda Konawe Salurkan Bantuan Peralatan untuk Kelompok UMKM

    Dekranasda Konawe Salurkan Bantuan Peralatan untuk Kelompok UMKM

    • calendar_month Ming, 14 Agu 2022
    • account_circle redaksi
    • visibility 430
    • 0Komentar

    Konawe, Britakita.net Dewan Kerajinan Tangan Nasional Daerah (Dekranasda) Konawe kembali menyalurkan bantuan kepada kelompok Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), Jumat (12/8/2022). Penyerahan dilakukan Ketua Dekranasda Konawe, Titin Nurbaya Saranani yang didampingi Ketua Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) Konawe, Jahiudin. “Bantuan ini adalah hibah dari Pemkab Konawe melalui Dekranasda dan Disperindagkop kepada kelompok UMKM,” kata […]

  • Kecamatan Routa Menjadi Lokasi Pabrik Lithium dengan Panel Surya Raksasa

    Kecamatan Routa Menjadi Lokasi Pabrik Lithium dengan Panel Surya Raksasa

    • calendar_month Kam, 19 Mei 2022
    • account_circle redaksi
    • visibility 1.430
    • 0Komentar

    Konawe, Britakita.net Pembangunan kawasan mega industri di Kecamatan Routa, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra) sudah mulai berjalan. Proyek besar itu pun tampaknya bukan kaleng-kaleng. Sedikit bocoran, ada sejumlah inovasi yang membuatnya berbeda dengan pabrik lainnya yang ada di Indonesia saat ini. Hal itu diungkapkan langsung Sekretaris Daerah (Sekda) Konawe, Ferdinan Sapan yang belum lama ini […]

  • Tak Cukup Alat Bukti, Lima Terduga Pelaku Sabung Ayam di Kapoiala Dibebaskan Polisi

    Tak Cukup Alat Bukti, Lima Terduga Pelaku Sabung Ayam di Kapoiala Dibebaskan Polisi

    • calendar_month Jum, 2 Sep 2022
    • account_circle redaksi
    • visibility 824
    • 0Komentar

    Konawe, Britakita.net Seminggu ditahan di Mapolres Konawe, Lima pelaku terduga tindak pidana perjudian jenis sabung ayam berinisial UM, MS, AS, AGT dan ST dilepaskan dengan alasan tidak cukup barang bukti. Sebelum melepaskan para pelaku, Kepolisian juga telah berkonsultasi dengan pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Konawe. Hal tersebut diungkapkan Kasatreskrim Polres Konawe, AKP Jacub Kamaru saat dikonfirmasi […]

expand_less