Berizin Lengkap, Travel PT JMS Dilarang Muat Penumpang oleh Oknum Sopir di Pelabuhan Amolengo

waktu baca 2 menit
Senin, 26 Des 2022 21:57 0 745 redaksi

Kendari, Britakita.net

Aksi premanisme diwilayah Pelabuhan Amolengo kembali terjadi, kini menimpah RA seorang Sopir Travel PT Jumbo Mitra Sejati (JMS). Oleh seorang pria benisial PS yang juga berprofesi sebagai Sopir, dimana kejadian tersebut terjadi Tanggal (20/12/22) lalu saat Korban RA akan memuat penumpang di Pelabuhan Amolengo Kabupaten Konawe Selatan (Konsel)

Aksi premanisme tersebut dicerikan oleh Pimpinan Travel PT JMS saat ditemui media ini Senin (26/12/22), yang menjelaskan salah satu Driver Armadanya saat akan memuat penumpang di Pelabuhan Amolengo. Yang diketahui penumpang yang dimuat tersebut adalah penumpang tetap PT JMS.

“Jadi usaha ini sudah lama saya jalankan dan kami punya pelanggan tetap. Dan saat Sopir saya akan menjemput penumpang kami, dia ditahan dan ditarik-tarik dari oleh oknum Sopir di Pelabuhan Amolengo,” ceritanya.

Atas aksi tersebut dirinyapun mengeluh kepada pihak Dinas Pehubungan (Dishub) setempat, namun sayangnya pihak Dishub tak bisa berbuat apa-apa dan hanya menyarankan Ambo Asse untuk melapor kepada pihak Kepolisian.

“Saya juga pusing kenapa Dishub suruh saya lapor Polisi dengan alasan mereka tak punya wewenang. Dan dihari itu juga, Sopir saya melapor di Polsek Kolono, atas aksi premanisme dan pengancaman karena Oknum Sopir akan berbuat hal yang nekat bila Sopir kami kembali mengambil penumpang disitu (Pelabuhan Amolengo red),” katanya.

Ambo Asse juga mengeluhkan respon Dishub yang seakan tak merespon insiden yang menimpah Sopirnya. Padahal dirinya telah mengikuti aturan Pemerintah dalam hal ini Dishub untuk melengkapi izin usaha Travernya, namun setelah izinnya telah lengkap dirinya mendapatkan pelakuan seperti ini oleh Oknum Sopir yang belum bisa dipastikan memiliki izin atau tidak.

“Dulu saya disarankan buat Izin Travel sudah kami penuhi uang puluhan juga sudah kami keluarkan mulai dari buat PT dan izin lainnya. Tapi setelah lengkap kami mendapatkan perlakuan seperti ini, jadi kami bingung dengan keadaan seperti ini,” keluhnya.

Laporan dugaan aksi premanisme tersebut pun dibenarkan oleh Kapolsek Kolono, Polres Konsel, Iptu Harianto saat dikonfrimasi melalui pesan Whatsaapnya.

“Iya Benar, Sesama Asosiasi Sopir di Pelabuhan Amolengo,” kata Kapolsek di pesan singkatnya.

Laporan: Rahim Sidde

Penulis :
Editor :

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *




LAINNYA
error: Content is protected !!