25.6 C
Kendari
Minggu, Desember 4, 2022

Tambang Galian C Masih Berjalan, Pemda Wakatobi Tutup Mata Soal Kerusakan Lingkungan?

Wakatobi, Britakita.net

Aliansi Pemerhati Sulawesi Tenggara (Ampara Sultra) mengendus adanya pembiaran terkait beroperasinya tambang Galian C di Kabupaten Wakatobi. Terkait hal itu, Ampara Sultra menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor Bupati Wakatobi, Kamis (21/07/2022).

Unjuk rasa soal tambang Galian C bukan kali pertama, sebelumnya, Ampara Sultra juga telah menggelar aksi unjuk rasa namun apa yang menjadi tuntutan para demonstran tidak diindahkan. Tambang galian C hanya dihentikan sementara lalu kembali berjalan secara kucing-kucingan.

Koordinator lapangan, Armin Saputra dalam orasinya mengatakan, kembali beroperasinya tambang Galian C di Wakatobi mengindikasikan adanya pembiaran Pemerintah Daerah terhadap kerusakan lingkungan.

BACA JUGA :  Abaikan Rekomendasi KASN, Bupati Wakatobi Kembali Dapat Teguran

“Jelas-jelas tambang Galian C dengan Modus pematang lahan perkebunan sedang terjadi didepan mata kita. Pemerintahan Haliana dan Ilmiati Daud hanya tutup mata,” katanya.

Padahal, visi misi kabupaten Wakatobi, era Haliana Ilmiati adalah Konservasi Maritim yang Sentosa. Armin menyebut visi misi itu menjadi omong kosong saat tidak ada penerapannya di lapangan.

“Misi misi Haliana Ilmiati soal Konservasi itu hanya omong kosong karena faktanya kerusakan lingkungan masih kerap terjadi,” ucapnya.

Ketidakpedulian Pemerintah kabupaten Wakatobi soal lingkungan juga, Lanjut Armin, tergambar pada isi RPJMD. Dari total 441 halaman, hanya terdapat satu paragraf yang memuat tentang persoalan Galian C bahwa untuk Persoalan kerusakan lingkungan di Wakatobi bukan sesuatu yang urgent dan tidak membutuhkan perhatian lebih.

BACA JUGA :  Rapid Test Antigen SKB CPNS Wakatobi Digratiskan

Disisi lain, masyarakat tetap menginginkan material Galian C yang terjangkau dan relatif murah. Ampara Sultra menyarankan, agar pemerintah memberikan subsidi material Galian C yang didatangkan dari luar Wakatobi.

“Tidak ada tempat di Wakatobi untuk penambangan menggunakan alat berat seperti Excavator, mengingat daerah ini hanya memiliki 3 persen daratan dari keseluruhan wilayahnya,” tutupnya.

Laporan ; Samidin

Berita Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Populer

Berita Terkini

error: Content is protected !!