Rayakan HUT ke-44, Warga Wasuemba Gelar Happy And Nice Festival Kenalkan Keberagaman Budaya di Sultra

oleh -35 Dilihat
oleh
Rayakan HUT ke-44, Warga Wasuemba Gelar Happy And Nice Festival Kenalkan Keberagaman Budaya di Sultra

Buton, Britakita.net

Dalam rangka memperingati HUT ke-44 Desa Wasuemba, Kecamatan Wabula, Kabupaten Buton, Sulawesi Tenggara (Sultra), masyarakat gelar Wasuemba Happy And Nice Festival, yang bertajuk “Pikama maano kampo (makan-makan kampung)”, Sabtu (18/11/2023).

Acara tersebut berlangsung selama empat hari, mulai tanggal 15 –18 November 2023. Dalam acara tersebut bakal di tampilkan kekayaan adat, seperti seni dan budaya lokal yang masih dijaga dengan teguh oleh masyarakat setempat.

Koordinator Nasional Dinasti Nusantara, KPH Andi Bau Malik Barammamase Karaenta Tukajannangngang Satrio Sasmito, dari Kerajaan Gowa Sulawesi Selatan, menyampaikan pentingnya kesadaran masyarakat untuk menjaga adat istiadat, kesenian, dan kebudayaan lokal. Dalam sambutannya, ia mengajak untuk mengembangkan kembali serta melestarikan adat dan budaya di wilayah masing-masing.

BACA JUGA :  Periksa 11 WNA Asal India, Imigrasi Bau-bau Tak Miliki Penerjemah

“Marilah kita mengembangkan kembali, marilah kita melestarikan kembali adat dan budaya di wilayah masing-masing,” ucapnya.

Lanjut, Andi Bau Malik juga menjelaskan bahwa masyarakat Wasuemba lah yang menjadi pelaku utama dalam gerakan ini. Mereka menyambut pagelaran adat, seni, dan budaya dengan antusias, menunjukkan kepedulian mereka terhadap nilai-nilai warisan budaya yang dimiliki bangsa. Kata dia, Desa Wasuemba, yang terletak di Kecamatan Wabula Kabupaten Buton, Provinsi Sultra, dengan luas 4500 Ha, masih memegang teguh adat istiadat, kesenian, hingga kebudayaan.

BACA JUGA :  Laskar ASR Buton Terus Bangun Dialog Dengan Kelompok Majelis Talim 

“Mudah-mudahan di desa-desa lainnya yang ada di Buton ini bisa melaksanakan acara semacam ini,” Pungkasnya.

Puncak acara dihari terakhir menampilkan tradisi pindoko, “Pikama maano kampo” (makan-makan kampung), dan penampilan seni seperti pencak silat (Manca) serta Tarian Pajoge khas Buton sebagai simbol kegembiraan. Acara tersebut berhasil menarik perhatian Sultan Buton ke-40 YM La Ode Muhammad Izzat Manarfa, yang turut hadir pada kegiatan tersebut.

“Saya merasa potensi-potensi daerah seperti ini perlu dibudidayakan dan diperkenalkan kepada khalayak ramai,” Tutupnya.