Ratusan WBP Narkotika di Sultra Ikut Rehabilitasi Sosial

oleh
Ratusan WBP Narkotika di Sultra Ikut Rehabilitasi Sosial

Kendari, Beritakita.net 

Ratusan warga binaan pemasyarakatan (WBP) dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas IIA Kendari, Klas IIA Baubau dan LPP Klas III Kendari mengikuti rehabilitasi sosial.

Kegiatan ini bertajuk ‘Rehabilitasi Sosial dan Pasca Rehabilitasi Bagi Warga Binaan dan Klien Pemasyarakatan Pecandu dan Penyalahguna Narkotika’

Sebanyak 100 WBP yang terdiri dari 60 WBP Lapas Klas IIA Kendari, 20 WBP Lapas Klas IIA Baubau, dan 20 WBP LPP Kendari mengikuti kegiatan yang digelar di Aula Lapas Kelas IIA Kendari ini.

Rehabilitasi ini dilaksanakan secara hybrid yakni untuk WBP Lapas Kendari dan LPP Kendari mengikuti secara langsung di Aula l sedangkan untuk WBP Lapas Baubau mengikuti secara virtual.

Agenda ini sendiri digelar dengan menggandeng Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sultra serta menggandeng Ikatan Konselor l Adiksi Indonesia (IKAI) Sultra, Yayasan Nirunabi dan juga Yayasan Al-Mukhlisina Lahuddin.

BACA JUGA :  Kasus yang Menyeret Nama Andi Ady Aksar Telah SP3

Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Kemenkumham Sultra, Silvester Sili Laba dalam sambutannya berpesan agar seluruh WBP bersungguh-sungguh mengikuti agenda rehabilitasi sosial.

“Saya harap teman-teman Warga Binaan ikuti kegiatan ini sepenuh hati. Harapan kita semua benar-benar bisa baik seperti semula jangan terulang lagi kondisi yang memberatkan keluarga, diri dan terutama Yang Maha Kuasa,” kata Silvester.

Menurutnya, proses edukasi sehebat apapun kalau tidak tergantung hati dari para WBP tidak ada gunanya. Sebab, hanya hati yang bisa merubah semuanya.

“Hanya hati yang bisa merubah semuanya. Tolong kegiatan ini dimaknai dengan hati, masuk dalam hati dan bisa dipertanggungjawabkan dilangit dan dibumi ini,” tambah Silvester.

BACA JUGA :  Demo Kasus WIUP PT Antam, Kejati Sultra Minta Aksi Tidak Menghalangi Proses Penyidikan

Sementara itu, Kepala BNNP Sultra melalui Kabid Pemberantasan Agustinus Sollu menjelaskan jika para pecandu narkoba bukan penjahat sepenuhnya, namun juga adalah orang sakit yang harus diobati.

Dirinya juga mengaku menyambut baik kegiatan ini demi menyelamatkan para pecandu dari ketergantungan obat terlarang serta barang haram lainnya.

“Teman-teman kita pecandu jangan dianggap sebagai penjahat murni pada saat bersamaan mereka penjahat dan juga orang sakit. Orang sakit perlu diobati,” tegas Agustinus Sollu.

Untuk diketahui, kegiatan ini pembukaan kegiatan bertempat di Lapas Kelas IIA Kendari, diikuti secara langsung oleh WBP Lapas Kendari dan LPP Kendari, sedangkan untuk WBP Lapas Baubau mengikuti secara virtual.

Reporter : Risal Saputra / Editor : Up