Rahman Tawulo Siap Mundur dari Anggota Dewan

oleh
oleh
Rahman Tawulo Siap Mundur dari Anggota Dewan

Kendari, Britakita.id

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), yang juga calon Wakil Wali Kota Kendari, Rahman Tawulo mengatakan, dirinya siap mundur dari kursi legislatif jika ia terpilih sebagai Wakil Wali Kota Kendari.

Meski dirinya belum lama dilantik sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), Kota Kendari periode 2019-2024, namun jika dipercayakan sebagai Wakil Wali Kota maka ia siap mundur dari kursinya.

Sesuai dengan aturan, jika tampil sebagai wakil Wali Kota, tak perlu mengundurkan diri dari kursi anggota dewan, kecuali sudah terpilih, karena tidak boleh rangkap jabatan. “Kita harus ikuti mekanismenya,” jelasnya saat ditemui di ruang kerjanya. Jumat, (20/09).

BACA JUGA :  Maju Pilbup Konawe, Dessy Indah Rachmat akan Bentuk Tim Emak-emak

Selain itu ia menjelaskan, dinamika pemilihan Wakil Wali Kota ini jauh sebelum pemilihan legislatif dilaksanakan, namun sampai hari ini belum juga diselenggarakan. Sementara saat itu sudah dirapatkan sebanyak tiga oleh partai pengusung, dalam hal ini, Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), dan Partai Keadilan Sejahtera (PSK).

Dalam rapat tersebut masih kata legislator PKB itu menghasilkan dua nama, yakni dirinya (Rahman Tawulo), dan dr. Siska Karina Adriatma dari PAN. Dua nama itu sudah sampai di meja Wali Kota Kendari, namun lagi-lagi sampai hari ini Sulkarnain masih menyendiri. “Sebenarnya sudah disepakati dan masing-masing perwakilan Partai melakukan tanda tangan, namun dalam perjalanannya PKS tidak menyetujui hasil rapat tersebut,” paparnya.

BACA JUGA :  Sufmi Dasco: Jangan Biarkan Panglima Prabowo di Sultra Diusik, Harus Dilawan

Memang dalam berpolitik lanjutnya, banyak orang yang beranggapan keputusan itu bisa saja berubah, akan tetapi menurutnya keputusan dalam rapat itu tidak boleh dimainkan begitu saja. “Kita harus mempunyai etika, jika sudah tidak konsisten dan komitmen dengan apa yang kita ucapkan, bagaimana masyarakat mau percaya dengan kita,” urainya.

Ketua PKB itu mengaku, komunikasi ketiga partai pengusung pemenangan Adritama dan Sulkarnain yakni PKS, PAN dan PKB masih harmonis.

Laporan: Adam
Editor: Ruddi