28.3 C
Kendari
Rabu, November 30, 2022

Penumpang Kapal Malam Kendari-Raha Keluhkan Antrian Tiket: Amburadul, Abai Prokes dan Tanpa Penjagaan Petugas 

Kendari, Britakita.net

Pemudik yang menggunakan kapal malam rute Kendari-Raha mengeluhkan pelayanan antrian tiket di loket penjualan tiket di Pelabuhan Kapal Malam Kota Kendari

Pasalnya, pemudik yang mengantri tiket tidak diatur secara tertib sehingga harus berebut dan berdesakan di depan loket penjualan tiket.

Kondisi itu diperparah dengan ketidadaan petugas keamanan yang mengatur antrian atau keamanan di depan loket penjualan tiket.

Sehingga, tak jarang terjadi gesekan dan aksi saling dorong antar penumpang akibat amburadulnya antrian penjualan tiket.

Dari pantauan BRITAKITA.net di lokasi Jumat 29 April 2020 hingga pukul 20.23 WITA, ratusan calon penumpang mulai masuk ke kawasan pelabuhan.

Atas kodisi itu, salah seorang calon penumpang tujuan Raha, Atam mengeluahkan petugas pelabuhan yang kurang mengantisipasi penumpukan para calon penumpang.

Sehingga, kata Atam, para pemudik berhamburan, berdesak-desakan dan bahkan protokol kesehatan (Prokes) pun diabaikan.

“Harusnya yang kaya begini, itu dari pihak pelabuhan bagaimana mereka berperan disini, jangan hanya fokus terima penumpang dari gerbang,”kata Atam saat diwawancarai, Jumat 29 April 2020.

BACA JUGA :  Sosialisasi JDIH, Bawaslu Sultra Kunjungi FH Unsultra

Menurutnya, petugas pelabuhan harus jeli melihat situasi di lapangan agar para penumpang merasa nyaman dengan pelayanan yang berikan.

“Semestinya yang harus diperhatikan itu loket pembelian tiket, karena disitu yang bersesak-desakan,” tegas Atam.

Atam menyebut, kenyamanan penumpang adalah hak para penumpang, dan petugaslah yang berkewajiban memberikan kenyamanan bagi penumpang.

“Kita kan beli tiket, sadar dan tidak sadar kita juga membeyar pajak disitu, kita juga berkontibusi disitu. Maksudnya harus ada tanggung jawab disitu, Kita ini bayar pajak pa, tapi masa pelayanannya seperti ini,” ujar Atam.

Ia juga menjelaskan, lokal antrian tiket menjadi salah satu titik rawan keributan karana adanya aksi saling serobot tiket antar sesama penumpang.

“Nah yang di sini yang perlu di bagian loket tiket, karena lihat lihat saja kondisinya sepert ini, calon pemudik berhamburan, kita ikut jalur antrian ada yang lansung serobot dari samping, kita mau terobos juga takutnya terjadi cekcok. Makanya dibutuhkan peran aktifnya mereka disini,” tutupnya.

BACA JUGA :  Dompet Dhuafa Dukung Penguatan Gerakan Zakat di Sultra

Terkait keluhan ini, Wakil Kepala Kepolisian Kawasan Pelabuhan (KP3) IPTU Abdullah mengatakan, pihaknya sudah berupaya bersama petugas yang ada di sini agar pemudik tetap nyaman.

“Sebenarnya mulai dari awal kami sudah lakukan himbauan kepada mereka agar tetap patuhi protokol kesehatan,” kata IPTU Abdullah saat ditemui di Pelabuhan Kapal Malam Jumat 29 April 2020.

Ia mengaku, sudah berkali-kali menyampaikan kepada calon penumpang untuk tetap mematuhi protokl kesehatan, baik itu melalui megaphone atau sampaikan secara lansung.

“Padahal sebenarnya mulai dari awal kami sudah himbau untuk tetap patuhi protokol kesehatan ini, Sudah berkali-kali kita sampaikan baik itu melalui megafon, sampaikan secara lansung tapi inilah keadaan yang terjadi,” terangnya.

Laporan : Rizal Saputra

Berita Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Populer

Berita Terkini

error: Content is protected !!