Penuhi Ajakan Sahabatnya, Pemuda di Kolut Tewas Tenggelam

oleh
oleh
Penuhi Ajakan Sahabatnya, Pemuda di Kolut Tewas Tenggelam
Ketgam: Saat korban Jendri Kombong Datu (20) warga Desa To'bela Kecamatan Porehu dibawa ke rumah duka di Desa To'bela  menggunakan Ambulance. Foto: Ist

Kendari, Britakita.net 

Jendri Kombong Datu (20) warga Desa To’bela Kecamatan Porehu, Kabupaten Kolaka Utara (Kolut) Sulawesi Tenggara (Sultra) tewas tenggelam di Pantai Bahari, Minggu, 22 Agustus 2021 lalu.

Korban sebelum tenggelam berenang di pantai itu, bersama teman-temanya sekitar pukul 17.00 Wita.

Saat dikonfirmasi, Kasi Humas Polres Kolut Aiptu Hari Hermawan menjelaskan pada pukul 15.00 Wita, korban diajak kedua rekannya untuk mandi di pantai tersebut.

Tetapi korban menolak karena ada urusan sebentar dan akan menyusul kedua rekannya. Kemudian sekitar pukul 17.00 Wita korban menuju ke pantai tersebut menemui kedua rekannya yang sudah mandi lebih dulu.

BACA JUGA :  Dugaan Penistaan Agama, LKPD Sultra Laporkan Akun Facebook Adi Marno

Ketika sedang asyik berenang, ketiganya tidak menyadari bahwa posisi mereka sudah berada jauh dari tepi pantai. Mereka baru menyadari posisi semakin jauh dari pantai, saat kaki mereka tak lagi bisa menginjak pasir.

“Kemudian ketiga orang tersebut sedang berenang disisi kanan sekitar 20 meter dari ujung dermaga kayu, saat itu ketiganya tidak menyadari bahwa  posisinya saat berdiri kakinya sudah tidak bisa berpijak ke tanah,” ucapnya.

Ketiganya yang masing-masing berusaha berenang ketepi pantai dan kedua rekannya berhasil sampai ke tepi pantai. Sedangkan korban yang tidak berhasil berenang ke tepi pantai, sehingga tenggelam.

BACA JUGA :  Nafsu Sudah di Ubun-ubun, Lamusa Garap Tetangganya

Hari juga mengatakan, disaat itu juga kedua rekannya hendak meminta pertolongan kepada warga sekitar untuk melakukan pencarian. Beberapa saat kemudian beberapa warga lainnya datang ke sekitar TKP untuk membantu.

“Warga setempat melakukan pencarian hingga pukul 24.00 Wita, korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia di pantai tersebut,” jelasnya.

Selanjutnya, korban dievakuasi ke daratan menggunakan Perahu Karet Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan dibawa ke rimah duka di Desa To’bela  menggunakan Ambulance.

Laporan: Ardiansyah Rahman/Editor: Komar