Kendari, Britakita.net
Masa-masa kejayaan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Kendari ditahun 2014 terlihat akan kembali dimasa Kepemimpinan Walikota Kendari, Siska Karina Imran saat ini. Dimana 11 tahun lalu dimasa Kota Kendari dimasa Kepemimpinan Ir. Asrun TPA Kendari berhasil membawa Kota Kendari menjadi satu-satunya kota yang meraih penghargaan dari Kementerian Lingkungan Hidup Republik Indonesia, sebagai kota terbersih dan terinovatif dalam pengelolaan lingkungan tahun 2014.
Hal tersebut terlihat saat Direktur Inventarisasi Gas Rumah Kaca dan Monitoring, Evaluasi, Verifikasi Kementerian Lingkungan Hidup, Dr. Mitta Ratna Djuwita, S.P., M.A., bersama rombongan, Selasa (12/8/2025), melakukan monitoring persiapan penilaian Adipura 2026, salah satunya di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Puuwatu, Kota Kendari.
Kunjungan ini sekaligus menjadi bagian dari amanat Menteri Lingkungan Hidup untuk memberikan pembinaan kepada daerah yang pernah mendapat sanksi administratif terkait pengelolaan sampah di TPA. Namun, hasil peninjauan menunjukkan TPA Puuwatu tidak masuk dalam daftar daerah penerima sanksi. Bahkan, pengelolaan sampah dinilai semakin baik dengan penerapan sistem control landfill dan kini selangkah lagi menuju sanitary landfill.
“Kami melihat di jalan sudah bersih, meski menurut Bu Wali masih perlu peningkatan. Ada perbaikan yang sudah dilakukan, dan ini menjadi dasar bahwa banyak perubahan positif yang telah dicapai untuk kebersihan Kota Kendari,” ujar Dr. Mitta.
Ia mendorong agar pengelolaan sampah di Kendari semakin optimal dengan pendekatan dari hulu ke hilir. Pemilahan dimulai dari tingkat masyarakat, kemudian diolah melalui konsep 3R, bank sampah, pengolahan limbah organik menjadi kompos atau maggot, sehingga residu yang masuk ke TPA semakin sedikit. Dengan cara ini, usia TPA dapat diperpanjang dan Kendari berpotensi menjadi contoh pengelolaan sampah terbaik di kawasan timur Indonesia, bahkan nasional.
Sementara itu, Wali Kota Kendari, dr. Siska Karina Imran, mengapresiasi dukungan dan masukan dari Kementerian Lingkungan Hidup, karena masukkan tersebut akan menjadi motivasi Pemkot Kendari untuk terus berbenah.
“Terima kasih atas kunjungan dan dorongan yang diberikan. Pemkot Kendari akan terus berbenah, khususnya dalam pengelolaan sampah, agar kebersihan kota semakin terjaga,” ujarnya.
Langkah ini menjadi bagian penting dalam mempersiapkan Kota Kendari menghadapi penilaian Adipura 2026, dengan harapan membawa pulang prestasi sekaligus meningkatkan kualitas lingkungan hidup bagi warganya.






