Ingin Sampaikan Keluhan ke Presiden RI, Seorang ASN di Konawe Nekat Trobos Paspampres

oleh
oleh
Ingin Sampaikan Keluhan ke Presiden RI, Seorang ASN di Konawe Nekat Trobos Paspampres

Konawe, Britakita.net

Seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara, nekat trobos penjagaan bPresiden Joko Widodo (Jokowi) saat sesi wawancara di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Konawe pada Selasa (14/05/2024).

Dalam sebuah video berdurasi satu menit yang tersebar di WhatsApp grup (WAG), terlihat seorang pria berbaju batik berjalan mendekati Presiden Jokowi dari belakang.

BACA JUGA :  Sambut HUT Bhayangkara ke 77, Ditpolairud Polda Sultra Sukses Gelar Turnemen Bola Voli

Saat itu, Presiden Jokowi sedang menjawab pertanyaan dari para awak media yang melakukan wawancara. Pria tersebut, yang kemudian diketahui bernama Mahyudin, segera dihentikan oleh Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) sebelum sempat berinteraksi langsung dengan Presiden.

Pria bernama Mahyudin itu sendiri diketahui sebagai PNS di Kabupaten Konawe yang pernah menjabat sebagai Sekretaris Desa di Kecamatan Lambuya.

Menurut informasi yang diterima, Mahyudin ingin menyampaikan langsung keluhannya kepada Presiden terkait penahanan gajinya oleh Pemerintah Daerah (Pemda) Konawe selama delapan tahun.

BACA JUGA :  Kasi Pidsus Kejari Kendari Berganti

“Beliau PNS di Konawe, gaji ditahan 8 tahun, karena pemalsuan data,” ujar seorang narasumber yang enggan disebutkan namanya.

Hingga berita ini diterbitkan, media ini masih berupaya mengonfirmasi dari pihak Pemda Konawe maupun kepada Mahyudin.